Breaking News:

Selebrita

Ahmad Dhani Berniat Laporkan Balik Pelapor Kasus Video 'Idiot'

Musisi sekaligus politisi Ahmad Dhani melalui penasehat hukumnya berencana melaporkan balik pelapor kasus vlog ‘idiot’.

Editor: yuli
Tribunnews.com
Ahmad Dhani. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Musisi sekaligus politisi Ahmad Dhani melalui penasehat hukumnya berencana melaporkan balik pelapor kasus vlog ‘idiot’.

Pengacara Aldwin Rahardian menyebutkan, dasarnya yaitu pencabutan BAP satu dari empat saksi yang dihadirkan. Ia adalah anggota koalisi Bela NKRI. 

Atas keterangan itu, Dhani menganggap bahwa saksi telah memberikan keterangan yang tidak benar dalam persidangan.

"Karena berbelit-belit dan banyak tidak sesuai dengan BAP, mas Dhani merekomendasikan pada pengacara untuk melaporkan saksi karena memberikan keterangan palsu," ujar Aldwin usai jalani sidang lanjutan di Ruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa, (26/2/2019).

Ia menambahkan, pihak yang dilaporkan atas keterangan yang dianggap palsu tersebut adalah saksi kedua. "Ancaman pidananya di atas 5 tahun. Ini yang sedang kami kaji lebih lanjut," katanya.

Ia menambahkan, dalam vlog Ahmad Dhani yang dipersoalkan oleh pelapor tidak pernah ada nama maupun lembaga yang disebut. Sehingga, ia menganggap tidak ada unsur pidana dalam kasus itu.

"Karena syarat utama yang dituduhkan pasal 27 ayat 3 itu harus terbukti unsur dari genus deliknya atau norma hukum induknya di pasal 310 dan 311 KUHP. Bahwa wajib menyebutkan subyek hukumnya," tambahnya.

Ia menambahkan, membuat vlog itu bukan perbuatan pidana. Dianggap masuk unsur pidana kalau vlog itu menghina seseorang dan menyebut (nama) seseorang.

"Ada ngga di video, apa bedanya saat seperti Jokowi ngomong sontoloyo, nah ditujukan pada siapa? Tidak ada subyek hukumnya. Itu tidak bisa dilaporkan," tegasnya.

Sebelumnya, saksi pelapor Eko Pujianto pada saat memberikan keterangan di persidangan, sempat mencabut keterangannya di BAP soal kata idiot.

Pencabutan inilah yang kemudian dipersoalkan oleh Ahmad Dhani karena dianggap berbelit-belit dan berbohong. Syamsul Arifin

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved