Kota Batu

Rencana Pemekaran Wilayah Menjadi Empat Kecamatan Di Kota Batu Gagal Direalisasikan Tahun Ini

Belum terealisasinya rencana pemekaran wilayah Kota Baru tersebut disebabkan karena tahun 2019 di Pulau Jawa tidak boleh ada pemekaran wilayah.

Rencana Pemekaran Wilayah Menjadi Empat Kecamatan Di Kota Batu Gagal Direalisasikan Tahun Ini
SURYAMALANG.COM/Aflahul Abidin
Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso 

SURYAMALANG.COM, BATU - Rencana pemekaran wilayah Pemerintah Kota Batu sejak tahun 2017 menjadi empat kecamatan gagal direalisasikan tahun ini. Saat ini, Kota Batu memiliki tiga kecamatan yaitu Kecamatan Batu, Kecamatan Bumiaji, dan Kecamatan Junrejo

Belum terealisasinya rencana pemekaran wilayah Kota Baru tersebut disebabkan karena tahun 2019 keputusan kementerian di Pulau Jawa tidak boleh ada pemekaran ataupun penggabungan wilayah.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengatakan, gagalnya pemekaran wilayah ini dimanfaatkan pihak pemkot untuk mengkaji lebih dalam kebutuhan.

"Syaratnya menjadi sebuah Kota itu memiliki minimal empat kecamatan. Kami masih tiga, rencana tahun ini tapi tidak bisa karena regulasi dari pusat," kata Punjul Santoso.

Pemekaran ini, dikatakannya, sebenarnya sudah dibutuhkan Kota Batu karena sesuai jumlah penduduk. Untuk pemekaran itu sendiri rencana dilakukan di daerah Kelurahan Sisir, Kelurahan Ngaglik, Kelurahan Temas, dan Desa Giripurno.

Masing-masing memiliki jumlah penduduk berbeda, Kelurahan Sisir ada 20.676 penduduk, Kelurahan Ngaglik ada 12.585 penduduk, Kelurahan Temas ada 17.399 penduduk, Desa Giripurno ada 10.755 penduduk.

"Nanti ada beberapa yang dipecah. Dari empat daerah yang saya sebutkan itu bisa jadi berubah. Makanya kami kaji lebih dalam lagi, sehingga saat pemekaran bisa maksimal," ungkapnya.

Karena syaratnya ialah masyarakat kota Batu dan DPRD Batu menyetujui pemekaran ini. Dari tiga kecamatan di Kota Batu yang memiliki penduduk paling banyak adalah Kecamatan Batu yaitu 97.490 jiwa. 

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved