Breaking News:

Kabar Blitar

Satnarkoba Bekuk Pemasok Sabu Dua Pria Blitar Yang Ditangkap Saat Pesta Narkoba Di Rumah Kosong

Ketiga pelaku ini merupakan pemasok sabu-sabu kepada dua pria yang diringkus polisi saat menggelar pesta sabu di rumah kosong.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Achmad Amru Muiz
suryamalang.com/Samsul Hadi
Polisi menunjukkan barang bukti sabu-sabu saat merilis kasus itu, Rabu (27/2/2019). 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Satnarkoba Polres Blitar Kota membekuk tiga pengedar sabu-sabu di Kota Blitar. Ketiga pelaku masing-masing Toni Kurniawan (41), Deny (24), dan Ahmad Huzaini (40).

Ketiga pelaku ini merupakan pemasok sabu-sabu kepada dua pria yang diringkus polisi saat menggelar pesta sabu di rumah kosong di Kelurahan Sananwetan Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Polisi menyita barang bukti sabu-sabu seberat 2,5 gram dari kedua pelaku.

Toni merupakan warga Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Sedangkan Deny merupakan warga Sananwetan, Kota Blitar. Untuk Huzaini warga asli Kota Surabaya yang tinggal di Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.

"Penangkapan ketiga pelaku berdasarkan pengembangan dari kasus sebelummya. Kedua pelaku ini yang menjual sabu-sabu ke tiga orang yang kami tangkap sebelumnya," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar, Rabu (27/2/2019).

Sebelumnya, jajaran Satnarkoba Polres Blitar Kota membekuk tiga pria yang sedang menggelar pesta sabu di sebuah rumah kosong. Kedua pelaku yaitu Dodo Hendrawan (39) warga Kelurahan Tlumpu, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, dan Yusron (28) warga Kelurahan Sananwetan Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Saat diperiksa, Dodo dan Yusron mengaku membeli sabu-sabu dari Toni. Lalu polisi bergerak menangkap Toni. Dari penangkapan Toni, kasusnya masih mengembang lagi. Kepada polisi, Toni mengaku mendapatkan sabu-sabu dari Deny. Polisi juga menangkap Deny.

Tidak berhenti di situ, polisi masih mengembangkan kasusnya. Dari penangkapan Deny, polisi akhirnya menangkap Huzaini. Huzaini ini merupakan pemasok sabu-sabu ke Toni dan Deny.

"Total ada lima pelaku yang kami tangkap. Dua pelaku sebagai pemakai, dua lagi sebagai pengedar, dan satu orang yang memasok barang ke pengedar. Pemasoknya asli Surabaya tinggal di wilayah Garum," kata AKBP Adewira. 

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved