Kabar Tuban

Polisi Tuban Panggil Pihak Oppo soal Sales Dipaksa Makan Terasi dan Garam

hukuman yang dianggap tidak wajar dari seorang sales, Gemilang Indra Yuliarti (24), warga Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban.

Polisi Tuban Panggil Pihak Oppo soal Sales Dipaksa Makan Terasi dan Garam
suryamalang/ tribun
Oppo Indonesia 

SURYAMALANG.COM, TUBAN - Satreskrim Polres Tuban bakal memanggil pihak Oppo terkait aduan dari sales HP pintar tersebut.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, unit 4 Satreskrim Polres Tuban mendapat aduan terkait hukuman yang dianggap tidak wajar dari seorang sales, Gemilang Indra Yuliarti (24), warga Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban, Selasa (26/2/2019).

"Kita bakal panggil pihak Oppo terkait aduan dari sales yang merasa dihukum tidak wajar," Kata Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Mustijat Priyambodo dikonfirmasi, Jumat (1/3/2019).

Dalam aduan tersebut, sales yang di bawah naungan PT World Inovatif Telecommunications itu mengaku pernah dihukum lari mengitari alun-alun, lalu lari sejauh 3 km pada malam hari.

Selain itu juga pernah disuruh makan garam, jeruk nipis dan juga ngemut terasi.

Hal itu diterima saat penjualan hand phone tidak sesuai dengan target yang ditetapkan perusahaan.

"Laporannya memang demikian, akan kita panggil sesegera mungkin pihak Oppo, nanti akan diketahui data tambahannya," pungkasnya.

Oppo Indonesia Sesalkan Ada Sales di Tuban yang Dihukum

Pada berita sebelumnya, Gemilang juga menyebut pihak-pihak yang menerapkan hukuman tidak wajar.

Di antaranya, Wahyu Widodo selaku SPV, Jauhar Ali Firdaus selaku trainer area, Febe esa selaku head trainer, Dwi Prawoto Hadi selaku SPV, dan juga Aulia.

"Mereka yang memberlakukan hukuman lari, disuruh makan jeruk nipis, ngemut trasi, lalu juga makan garam satu sendok," beber Gemilang saat mengadu di Polres.

Tags
Tuban
Oppo
Penulis: Mochamad Sudarsono
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved