Kabar Banyuwangi

Bertemu Pelaku Usaha Kopi, Bupati Banyuwangi Harap Pemasaran Kopi Secara Online Ditingkatkan

Bupati Banyuwangi meminta agar pelaku usaha kopi lokal mengembangkan pemasaran produknya melalui platform online.

Bertemu Pelaku Usaha Kopi, Bupati Banyuwangi Harap Pemasaran Kopi Secara Online Ditingkatkan
suryamalang.com/Haorrahman
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas bersama para produsen kopi lokal di Banyuwangi 

SURYAMALANG.COM, BANYUWANGI - Seiring kemajuan pariwisata daerah, perkembangan produk UMKM kopi Banyuwangi juga terus meningkat. Produk kopi lokal mulai menjadi primadona para wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan, pihaknya meminta agar pelaku usaha kopi lokal mengembangkan pemasaran produknya melalui platform online.

“Kita harus bekerja keras bersama untuk mengangkat kopi lokal. Saya harap UMKM Kopi tidak berpuas diri dengan hasil yang sudah di dapat saat ini. Salah satunya memanfaatkan platform online untuk pemasaran dengan jangkauan yang lebih luas. Saya sudah bertemu para pelaku usaha kopi, dan meminta agar mereka mengembangkan platform online," kata Anas, Sabtu (2/3).

Anas menyempatkan diri untuk bertemu dengan puluhan pelaku usaha kopi dan barista Banyuwangi, di Pendopo Sabha Swagata.

Anas mengatakan, pemasaran secara online mempunya jangkauan yang sangat luas. Berdasar data Bank Indonesia (BI) pada 2016 pembeli online Indonesia mencapai 24,73 juta orang dengan nilai transaksi sebesar Rp. 75 trilun dan pada 2018 transaksinya diperkirakan mencapai Rp. 144 triliun. Sebuah angka yang sangat besar.

“Ini menjadi peluang buat pelaku UMKM Kopi Banyuwangi. Manfaatkan berbagai platform online baik e-commerce konvensional seperti Tokopedia, Lazada, Bukalapak maupun platform media sosial seperti facebook dan instagram,” kata Anas.

Anas mengajak para UMKM kopi lokal terus meningkatkan kualitas produk maupun packaging. Pemkab sendiri setiap tahun mengadakan pelatihan bagi petani dan UMKM kopi, salah satunya lewat Processing Coffee Festival. Pemkab juga menyediakan fasilitas bagi UMKM daerah untuk berkonsultasi tentang pemasaran online dan packaging melalui Rumah Kreatif di bawah Dinas Koperasi dan UMKM.

“Silahkan manfaatkan fasilitas yang ada di Pemkab, atau bisa belajar secara mandiri lewat informasi yang sekarang sangat banyak dan mudah di akses di internet,” kata Bupati Anas.

Jumlah UMKM kopi di Banyuwangi terus tumbuh. Pada 2013 jumlahnya tidak sampai 10, namun sekarang sudah mencapai lebih dari 40 UMKM. Kafe yang menyajikan kopi juga mulai menjamur di penjuru kabupaten.

Selain mendorong pemasaran online, Bupati Anas mengatakan akan mendukung pelaku usaha kopi dengan menyediakan outlet khusus kopi dengan akses yang strategis bagi UMKM. Juga akan memasukkan produk-produk kopi dengan kualitas baik melalui jaringan Warung Pintar, sebuah platform e commerce yang mengembangkan warung dengan dukungan teknologi dan analisis data. Saat ini Warung Pintar memiliki ribuan jaringan secara nasional.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved