Arema Malang

Benarkah PSSI Cabut Sanksi untuk Yuli Sumpil? Ini Penjelasan Wakil Ketua Umum Iwan Budianto

Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto, angkat bicara perihal sanksi larangan masuk stadion seumur hidup kepada Yuli Sumpil yang telah dianulir oleh exe

Benarkah PSSI Cabut Sanksi untuk Yuli Sumpil? Ini Penjelasan Wakil Ketua Umum Iwan Budianto
Aminatus Sofya
Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto, angkat bicara perihal sanksi larangan masuk stadion seumur hidup kepada dirijen Aremania, Yuli Sumpil, yang telah dianulir oleh executive commitee (exco) PSSI

Menurut Iwan, sanksi kepada Yuli tidak dianulir melainkan karena Komisi Disiplin (Komdis) PSSI tidak bisa menerapkan aturan yang dibuat. 

“Tidak dianulir tapi banyak hukuman Komdis itu yang tidak bisa diimplementasikan dengan insfrastuktur yang ada,” kata Iwan, Senin (4/3/2019).

Ia beralasan stadion (infrastruktur) yang tidak mendukung terhadap implementasi sanksi kepada Yuli Sumpil menyebabkan pencabutan.

“Kami ini tak punya insfrastuktur menahan seseorang untuk tidak masuk ke stadion,” tambah Iwan.

Sanksi larangan memasuki stadion kepada Yuli Sumpil dijatuhkan usai aksinya masuk lapangan saat laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

Komdis PSSI menilai Yuli Sumpil melakukan provokasi ke pemain Persebaya Surabaya pada putaran kedua Liga 1 musim lalu.

Selain sanksi kepada Yuli Sumpil, sanksi kepada Bobotoh (supporter Persib Bandung) juga ikut dicabut oleh exco PSSI.

Bobotoh awalnya mendapat hukuman larangan datang ke stadion selama setengah musim Liga 1 2019 atas peristiwa berdarah saat melawan Persija Jakarta di musim lalu.

“Makanya hukuman itu dihilangkan. Sama dengan susahnya melarang orang tidak menggunakan atribut," pungkasnya.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved