Breaking News:

Nasional

VIDEO DOKUMENTER - Demonstran 1998 Biasa Nyanyikan Lagu 'ABRI Tidak Berguna'

Netizen mendadak heboh gara-gara potongan video orasi aktivis, Robertus Robet, menyebut Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) tidak berguna.

Editor: yuli

SURYAMALANG.COM - Netizen mendadak heboh gara-gara potongan video orasi aktivis sekaligus dosen, Robertus Robet, menirukan plesetan lirik lagu yang menyebut Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) tidak berguna. 

Sebagian media massa lalu menjadi penyambung lidah netizen yang mengutuknya, tanpa berusaha menunjukkan konteks utuh orasi Robertus Robet.

Tetapi sesungguhnya, Robertus Robet bukan orang pertama yang menyanyikan lirik lagu tersebut.

Ia sekadar mengulang kembali lirik lagu populer di kalangan demonstran era 1998.

Mahasiswa dan kaum kritis lain dari zaman seperempat abad silam memang menjadikan institusi ABRI sebagai salah satu sasaran kritik. 

ABRI adalah istilah lama yang kemudian diganti menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada 2000 sekaligus memisahkan unsur kepolisian dari ABRI. 

ABRI era Orde Baru menjadi sasaran kritik terutama karena berpedoman pada Dwi Fungsi ABRI: mengurusi pertahanan sekaligus politik.

Maka, lazim diketahui, selama Orde Baru banyak muncul tokoh tentara aktif maupun purnawirawan yang menjabat menteri, direktur jenderal, gubernur, bupati/wali kota, bahkan level kepala desa.

ABRI bahkan memiliki perwakilan di DPR dan DPRD meskipun tidak berkeringat membangun partai politik dan berkampanye. Paham Dwi Fungsi ABRI itu akhirnya dihapus. 

Sebagaimana terlihat dalam video dokumenter di atas, kritik keras terhadap ABRI bukan tanpa risiko tinggi. Maka, muncul isu-isu pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) terhadap kaum sipil. 

Dan, kaum demonstran zaman itu biasa berorasi dan bernyanyi lantang mengecam keras ABRI. 

Pada video di atas, simak misalnya mulai menit 10:58. Orator terlihat mengutuk ABRI, lalu massa menyanyi bersama sebagaimana diulang kembali oleh aktivis Robertus Robet

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved