Kabar Madiun

Jalan Tol Madiun Kebanjiran, 20 Polisi Siaga 24 Jam Rekayasa Contra Flow

SURYAMALANG.COM - Banjir bandang di Madiun belum surut hingga Kamis, 7 Maret 2019.

Jalan Tol Madiun Kebanjiran, 20 Polisi Siaga 24 Jam Rekayasa Contra Flow
suryamalang.com/Mohammad Romadoni
Kasat PJR Polda Jatim, AKBP Bambang Sukmo Wibowo memantau di lokasi banjir di jalan tol Madiun. 

SURYAMALANG.COM - Banjir bandang di Madiun belum sepenuhnya surut hingga Kamis, 7 Maret 2019.

Sebanyak 20 anggota Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Kepolisian Daerah Jawa Timur disiagakan untuk mengatur lalu lintas di lokasi banjir KM 604 hingga KM 603 ruas jalan tol Madiun.

Kasat PJR Polda Jatim, AKBP Bambang Sukmo Wibowo mengatakan pihaknya memberlakukan rekayasa Contra Flow untuk mengurai kepadatan kendaraan.

Guna mengantisipasi di sekitar lokasi banjir jalan tol pihaknya juga dibantu petugas Tol dan Jasa Marga berjaga di sekitar jalur yang tergenang air banjir.

"Kami berjaga 24 jam untuk mengatur lalu lintas (Contra Flow) di jalan Tol Madiun hingga air surut hingga bisa dilalui semua kendaraan," ujarnya, Kamis (7/3/2019).

Bambang menceritakan kemacetan awal terjadi di KM 611. Adapun upaya yang dilakukan yaitu jalur Wilangan Ngawi ditutup dialihkan ke Exit tol Caruban. Kemudian dilakukan rekayasa lalu lontas Contra Flow memakai Traffic Cone sepanjang lima kilometer untuk mengurai kepadatan kendaraan.

Sehingga pintu exit Caruban itu supaya tidak menjadi tumpuan lagi tetapi di bagi dua yakni penumpukannya terbagi rata dan lalu lintas kembali normal. Paling banyak volume kendaraan dari arah Surabaya menuju ke Jawa Tengah. Apalagi bertepatan hari libur nasional Hari Raya Nyepi, Kamis (7/3/2019).

"Banyak dari Jawa Timur kemungkinan liburan sepertinya juga memicu kepadatan kendaraan," jelasnya.

Ditambahkannya, pihaknya belum bisa memastikan rekayasa lalin Contra Flow diberlakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Contra Flow paling efektif untuk diberlakukan untuk memecah kepadatan lalu lintas di jalan tol Madiun yang tergenang banjir.

Pihaknya mengimbau pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaannya mengingat Contra Flow masih diberlakukan di jalan Tol Madiun. Apalagi, di jalan tol Madiun tidak ada penerangan sama sekali sehingga berpotensi memicu kejadian kecelakaan jika pengguna tidak berhati-hati.

"Ya kondisional Contra Flow di jalan Tol Madiun tetap diberlakukan hingga air surut," terangnya.

Bambang menambahkan perlu diantisipasi untuk pengguna jalan supaya mengurangi kecepatan kendaraanya saat melintas di jalan tol Wilangan-Madiun.

"Tetap mencermati lingkungan jalan karena kemungkinan cuaca hujan apalagi yang pasti tidak ada penerangan jadi kewaspadaan harus ditingkatkan," pungkasnya.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved