Breaking News:

Kabar Sumenep

Ibu Pembuang Bayi Cacat di Sumenep Ternyata Sudah Dua Kali Menjanda

SOF (37), perempuan dari Dusun Pesisir Desa Essang Kecamatan Talango, Sumenep itu ternyata sudah setahun ini menjanda.

Editor: yuli
ist
BUANG BAYI CACAT - Pembuang bayi merah di selokan dekat kuburan Dusun Sombang, Desa Palasa Kecamatan Talango, Sumenep, Madura, Rabu (6/3/2019), ternyata ibu kandungnya: Sufiana (37) asal Dusun Pesisir Desa Essang, Kecamatan Talango. 

SURYAMALANG.COM, SUMENEP - Ibu pembuang bayi cacat di Sumenep, Pulau Madura, ternyata berstatus janda. 

SOF (37), perempuan dari Dusun Pesisir Desa Essang Kecamatan Talango, Sumenep itu ternyata sudah setahun ini menjanda. 

Sehari-hari, dia menjadi tulang punggung bagi empat anaknya. Dari dua kali perkawinannya yang gagal. SOF memiliki empat anak berumur 24 tahun, 16 tahun, 13 tahun dan 8 tahun.

"Terakhir yang dibuang itu," kata warga di dusunnya, 8 Maret 2019. 

"Dia bersuami dua kali, namun sudah cerai sekitar satu tahun lebih," katanya.

 Bayi Cacat Dibuang Ibunya ke Selokan Dekat Kuburan Akhirnya Meninggal Dunia

Sehari-hari, SOF tidak memiliki pekerjaan tetap. Dia membuang bayinya karena malu sebagai janda tetapi melahirkan anak. SOF juga sedih lihat kondisi bayinya yang cacat, salah satu kakinya tidak utuh. Apalagi, dia sudah mempunya empat anak. 

Seperti diberitakan, awalnya SOF memeriksakan diri ke Puskesmas Talango dan bidan mengetahui bahwa usia kandungannya baru 6 bulan. Ia ternyata kemudian melahirkan tetapi membuangkan ke selokan dekat kuburan di Dusun Sombang Desa Palasa Kecamatan Talango, Rabu (6/3/2019).

Bayi itu kemudian meninggal dunia di rumah sakit. Ali Hafidz Syahbana

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved