Kabar Madiun

Total Kerugian Akibat Banjir Di Kabupaten Madiun Diestimasi Mencapai Rp 54 Miliar

Rumah tangga atau warga yang terdampak ada 5.707 KK, rumah terdampak ada 5.086 unit, lahan pertanian terdampak ada 497 hektare.

Total Kerugian Akibat Banjir Di Kabupaten Madiun Diestimasi Mencapai Rp 54 Miliar
Ist
Banjir bandang yang melanda 12 kecamatan di Kabupaten Madiun, minggu lalu. 

SURYAMALANG.COM, MADIUN - Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Madiun, kerugian akibat banjir bandang yang terjadi sejak Rabu (6/3/2019) lalu mencapai sekitar Rp 54 miliar. Demikian Bupati Madiun, Ahmad Dawami atau Kaji Mbing.

"Total kerugain estimasi sekitar Rp 54 miliar, paling banyak kerusakan pada pemukiaan, pertanian, dan infrastrukur yang dibangun menggunakan dana dari APBD," kata Bupati yang biasa disapa Kaji Mbing ini kepada wartawan, Senin (11/3/2019) malam.

Untuk diketahui, luas wilayah Kabupaten Madiun sekitar 101.086 Ha, terdiri dari 15 Kecamatan, 8 Kelurahan dan 198 Desa denngan jumlah penduduk 740.664 jiwa.

Akibat bencana banjir sedikitnya ada 57 desa dari 12 Kecamatan terdampak. Sedangkan rumah tangga atau warga yang terdampak ada 5.707 KK, rumah terdampak ada 5.086 unit, lahan pertanian terdampak ada 497 hektare. Sedangkan, ternak mati terdiri 10 ekor sapi, 69 ekor kambing dan 4.058 ekor ayam.

Infrastruktur yang terdampak antara lain tujuh sayap dam yakni Dam Sidorejo, Bruwok, dan Gendong, Kaligunting, Kaliabu, Serut, Nampu. Tujuh saluran sekunder pada saluran sekunder Sidorejo, Wates, Bangunsari, Pacinan, BNP2, Tebon, dan Cau, serta tiga embatan yaitu Jembatan Kertosari, Tebon, Tawangrejo, Desa Sumberbening

Selain itu juga terjadi longsor pada ruas Jalan Segulung – Suluk , dan longsor pada bahu Jalan Nasional Caruban – Ngawi

Adapun Estimasi kerugian yang dapat diperhitungkan antara lain :
1. Estimasi kerugian permukiman : Rp. 38.610.000.000,-
2. Estimasi kerugian pertanian : Rp. 8.093.295.000,-
3. Estimasi kerugian peternakan : Rp. 416.560.000,-
4. Estimasi kerugian infrastruktur : Rp. 6.974.000.000,-

Dengan demikian, jumlah estimasi kerugian akibat bencana banjir mencapai Rp. 54.093.855.000,

Untuk meringankan beban masyarakat yang terkena dampak banjir, setiap harinya bantuan telah didistribusikan kepada para korban. Semua laporan bantuan, baik yang masuk maupun yang sudah terdistribusikan akan disampaikan secara transparan dalam waktu 14 hari kedepan.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Madiun telah menurunkan status bencana di Kabupaten Madiun menjadi status pemulihan bencana banjir, berlaku selama 90 hari ke depan mulai 13 Maret 2019 hingga 10 Juni 2019.

"Dalam masa 90 hari, kami akan melakukan inventarisir secara detail. Kami juga akan mengembalikan situasi semuanya seperti sebelum terjadi banjir, dan kami akan berkoridnasi dengan provinsi," imbuhnya.

Bupati Madiun juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas semua bantuan yang telah disumbangkan dan kepada mereka yang memberikan bantuan dido'akan semoga menjadi amal kebaikan. 

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved