Kabar Trenggalek

Pura-pura Jadi Tamu Hotel Di Trenggalek, Dua Pencuri Sikat TV LED Dan Server Karaoke

Selain menggondol dua televisi dari dua kamar berbeda, pelaku juga menjarah ruang server karaoke hotel.

Pura-pura Jadi Tamu Hotel Di Trenggalek, Dua Pencuri Sikat TV LED Dan Server Karaoke
suryamalang.com/David Yohanes
Pelaku pembobolan kamar Hotel diamankan Jajaran Polres Trenggalek 

SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK - Pura-pura menjadi tamu salah satu hotel di Trenggalek, Sapta Adi Prasetya mencuri sejumlah peralatan elektronik milik hotel.

Selain menggondol dua televisi dari dua kamar berbeda, Sapta bersama temannya yang masih buron, DR juga menjarah ruang server karaoke hotel di Jalan Soekarno-Hatta Trenggalek tersebut.

Warga Kampung Bedak Utara Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan ini menginap di hotel ini, Senin (11/2/2019) pukul 00.40 WIB.

Namun bukan untuk beristirahat, keduanya justru sudah merencanakan kejahatan. Saat semua tamu sedang tigur, dua sahabat ini masuk ke kamar nomor 213 dan 221.

"Keduanya masuk dengan cara mencongkel jendela kamar. Dari dua kamar itu, mereka mengambil dua televisi LED merek Toshiba," kata Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo S, Kamis (14/3/2019).

Setelah berhasil menggondol dua televisi LED, dua pencuri ini masuk ke ruang server karaoke Gita Nada, dengan cara yang sama.

Di dalam ruang server, kedua mencongkel laci dan mengambil sejumlah barang, antara lain handphone, uang dan rokok milik manajemen hotel. Pencurian ini baru diketahui pukul 10.00 WIB, saat pegawai hotel melakukan pengecekan barang di ruang server.

"Pihak hotel kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres Trenggalek. Kerugian korban sekitar Rp 9.269.000," ucap Didit.

Lewat proses penyelidikan panjang, polisi berhasil melacak pelaku. Akhirnya polisi menangkap Sapta pada Kamis (7/3/2019) pukul 16.30 WIB di rumah orang tuanya, di Kampung Bedak Utara Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan Madura.

Barang bukti yang disita antara lain, mobil Toyota Avanza warna silver nopol L 1359 XH yang dipakai beraksi dan sebuah HP merek Samsung.

"Tersangka akan dijerat pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman 9 tahun," pungkas Didit. 

Penulis: David Yohanes
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved