Kabar Sampang
Penjual Cilok Cabuli 3 Siswi SD Sampang dengan Iming-iming Uang Rp 4.000 & Pentol
Warga Desa Karang Penang Onjur menggiring pria bernama Dekkir ke Polres Sampang, Kamis (14/3/2019) malam.
Laporan wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama
SURYAMALANG.COM, SAMPANG – Warga Desa Karang Penang Onjur menggiring pria bernama Dekkir ke Polres Sampang, Kamis (14/3/2019) malam.
Penjual cilok asal Sragen, Jawa Tengah (Jateng) itu diduga mencabuli tiga siswi SD yang berinisial AN, DA, dan SA.
Dalam aksinya, Dekkir mengancam korban agar tidak cerita kepada orang tuanya atau orang lain.
Dekkir juga mengiming-imingi korban dengan uang sebesar Rp 4.000 sampai Rp 8.000.
“Sejumlah warga Desa Karang Penang Onjur datang untuk menyerahkan pelaku sekitar pukul 22.30 WIB kemarin.”
“Saat ini kami masih proses penyelidikan,” kata Ipda Eko Puji Waluyo, Kabag Humas Polres Sampang.
Dekkir mencabuli tiga korban itu di rumah kontrakannya, dan di ruang kelas SD di Kecamatan Karang Penang.
Nenek korban beriniisal Ltf (56) mengatakan pelaku tidak hanya mengiming-imingi tiga cucunya dengan uang.
Pelaku juga memberi pentol kepada tiga korban itu.
“Pelaku mencabuli korban lebih dari satu kali,” ujar Ltf.
Terbongkarnya Perilaku tercela ini berawal dari kecurigaan pemilik rumah kontrakan kepada korban.
Pemilik rumah kontrakan itu menduga korban mencuri uang di rumah Dekkir.
Sebab, ketika keluar rumah kontrakan Dekkir, korban selaku membawa uang.
“Kemudian saya marahi dan mendesak mereka.”
“Mereka mengatakan bahwa mereka disetubuhi oleh pelaku, dan diberi uang,” kata Ltf.