Kabar Probolinggo

DKPP Probolinggo Berikan Pelatihan Keterampilan Olahan Pangan Lokal

Olahan pangan yang dibuat berasal dari potensi lokal yang mudah didapat seperti pisang, kelor dan jagung.

DKPP Probolinggo Berikan Pelatihan Keterampilan Olahan Pangan Lokal
suryamalang.com/Galih Lintartika
Para peserta pelatihan olahan pangan di Balai Desa Sumberlele Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. 

SURYAMALANG.COM, PROBOLINGGO - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo memberikan pelatihan olahan pangan bagi kader PKK desa dan kelurahan di Kabupaten Probolinggo. Pelatihan ini dilakukan dengan menggunakan alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2019 dan APBD Kabupaten Probolinggo tahun 2019.

Kegiatan ini dilaksanakan di 15 desa dan kelurahan yang berada di lima kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini merupakan upaya pembinaan dan keterampilan kerja bagi masyarakat melalui penyediaan bahan pangan potensi lokal, dan pengolahan pangan.

Pelatihan ini dibuka Rabu (20/3/2019) pagi di Balai Desa Sumberlele Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Olahan pangan yang dibuat berasal dari potensi lokal yang mudah didapat seperti pisang, kelor dan jagung. Potensi lokal ini selanjutnya diolah menjadi pisang bolu, puding kelordan kamir jagung.

Kepala DKPP Kabupaten Probolinggo, Ahmad Hasyim Ashari melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan Syafi’i mengatakan, pelatihan olahan pangan ini dilakukan untuk mendukung kegiatan olahan pangan serta penganekaragaman pangan yang ada di desa/kelurahan di Kabupaten Probolinggo.

“Semua ini dilakukan dengan melihat dari keaktifan para kader PKK yang ada di desa untuk meningkatkan usaha di desa sesuai potensi lokal yang dimilikinya. Salah satunya untuk mendukung kudapan khas Kota Kraksaan. Paling tidak nantinya kader PKK desa ini bisa membuat kudapan khas tersebut,” katanya.

Menurut Syafi’i, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal ketrampilan kepada masyarakat, terutama para kader PKK desa agar mampu membuat olahan pangan dengan memanfaatkan bahan baku sesuai potensi lokal yang ada di desanya.

“Harapannya dari pelatihan ini para kader PKK desa bisa memiliki ketrampilan sehingga mempunyai kemampuan untuk membuat usaha olahan makanan. Dengan demikian mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan menurunkan angka stunting melalui pemenuhan gizi keluarga,” harapnya.

Sementara Kepala Desa Sumberlele, Supriyanto menyampaikan ucapan terima kasih karena para kader PKK yang ada di desanya diberi pelatihan ketrampilan olahan pangan yang tidak membutuhkan bahan baku mahal dan memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

“Pada konteks ekonomi, hal ini berpotensi membuat para kader PKK desa bisa mandiri dan meningkatkan ekonomi masing-masing keluarga dengan memanfaatkan bahan baku yang tidak mahal dan memiliki gizi yang tinggi. Harapannya program ini bisa dilakukan secara berkesinambungan dengan membentuk home industri sehingga mampu dicontoh oleh desa yang lain di Kabupaten Probolinggo,” katanya. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved