Breaking News:

Kabar Blitar

GTT Dan PTT Di Blitar Dapat Uang Bantuan Rp 750 Ribu Per Bulan, Program Gubernur Jatim

Dana bantuan itu untuk menambah kesejahteraan para GTT dan PTT. Semua GTT/PTT yang datanya sudah masuk di Pemprov Jatim akan mendapatkan dana bantuan.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Achmad Amru Muiz
suryamalang.com/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa merealisasi bantuan GTT/PTT di Jatim 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Sejumlah guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) di bawah Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Kota/Kabupaten Blitar mendapatkan dana bantuan dari Pemprov Jatim. Tiap GTT dan PTT mendapat dana bantuan sebesar Rp 750.000 per bulan.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Kota/Kabupaten Blitar, Trisilo Budi Prasetyo mengatakan, jumlah GTT dan PTT di wilayahnya ada 567 orang. Mulai tahun ini, tiap GTT dan PTT mendapat bantuan Rp 750.000 per bulan. Dana bantuan itu merupakan program dari Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

"Dana bantun untuk GTT dan PTT mulai tahun ini. Anggaran untuk dana bantuan GTT dan PTT di Blitar sekitar Rp 5,1 miliar," kata Trisilo, Rabu (20/3/2019).

Dana bantuan itu untuk menambah kesejahteraan para GTT dan PTT. Semua GTT dan PTT yang datanya sudah masuk di Pemprov Jatim akan mendapatkan dana bantuan. Kalau sebelumnya, para GTT dan PTT yang mendapatkan dana bantuan hanya yang masa kerjanya di atas lima tahun.

"Tahun ini semua GTT dan PTT yang datanya sudah masuk di Pemprov Jatim mendapat dana bantuan. Sebelumnya, yang dapat bantuan hanya GTT dan PTT yang masa kerjanya di atas lima tahun," ujarnya.

Selain itu, kata Trisilo, mulai tahun ini juga ada program pendidikan gratis berkualitas (tistas) dari Pemprov Jatim. Pemprov Jatim memberikan dana bantuan SPP untuk semua siswa SMA dan SMK baik negeri maupun swasta di Blitar. Tiap siswa mendapatkan dana bantuan SPP sebesar Rp 70.000 per bulan.

Alokasi anggaran untuk bantuan SPP semua siswa SMA dan SMK di Blitar mencapai Rp 16,6 miliar. Anggaran itu hanya untuk siswa SMA dan SMK negeri saja. Sedangkan bantuan SPP untuk siswa SMA dan SMK swasta langsung diserahkan ke masing-masing sekolah.

"Bantuan itu sesuai besaran SPP SMA dan SMK yang ditetapkan Gubernur di Blitar. Sesuai SK Gubernur besaran SMA dan SMK di Blitar Rp 70.000," kata Trisilo.

Dikatakannya, dengan bantuan itu, sekolah dilarang memungut uang SPP ke para siswa. Jika masih kekurangan biaya operasional, sekolah bisa memungut uang sumbangan ke siswa melalui komite sekolah. Komite sekolah yang akan menentukan besaran uang sumbangan.

"Uang sumbangan dari komite sekolah sifatnya tidak memaksa. Kalau sekolah sudah tidak boleh memungut uang SPP ke siswa," katanya. 

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved