Kabar Madiun

Kota Madiun Dapat Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau Sekitar Rp 14 Miliar

Pemerintah Kota Madiun mendapatkan alokasi Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) sekitar Rp 14 miliar.

Penulis: rahadian bagus priambodo | Editor: yuli
cnn
ILUSTRASI - Peringatan bergambar mengerikan dalam kemasan rokok di luar negeri. 

SURYAMALANG.COM, MADIUN - Pada tahun 2019, Pemerintah Kota Madiun mendapatkan alokasi Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) sekitar Rp 14 miliar.

Hal itu dikatakan Sekretaris Pemerintah Kota Madiun, Rusdiyanto, usai memimpin rapat koordinasi penggunaan DBHCHT yang diikuti perwakilan dari OPD, di ruang transit Pemkot Madiun, Rabu (20/3/2019)

"Pada tahun 2019 ini kita dapat dana DBHCHT Rp 14 koma sekian miliar Kemudian dari sisa dari tahun 2018 ke bawah masih ada sekitar Rp 4 miliar, sehingga totalnya kemampuan atau potensi untuk 2019 ini sekitar Rp 19 miliar, " katanya.

Dia mengatakan, rapat pada hari itu juga membahas sisa alokasi dana DBHCHT tahun lalu, agar bisa digunkan OPD pada tahun ini, sesuai petunjuk teknis pendayagunaan dana DBHCHT.

"Ada lima, dinas kesehatan, dinas tenaga kerja, dinas perdagangan, dari bagian adminsitrasi pembangunan, dan kominfo. Itu yang nanti dari sisa dana yang ada, sesuai dengan ketentuan, harus ada untuk jaminan kesehatan," katanya.

Dia menambahkan, dari lima OPD, prioritas penggunaan dana DBHCHT pada tahun ini paling banyak di Dinas Kesehatan, yakni sekitar 50 persen lebih.

"Selama ini lebih concern ke kesehatan, karena dampaknya langsung dinikmati. Walaupun kami tidak bermaksud untuk mengecilkan propaganda (kampanye) anti pita cukai ilegal. Ada sekitar 50 persen lebih, atau sekitar Rp 8 miliar," imbuhnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved