Persik Kediri

Manajemen Persik Kediri Tunjuk Nasal Mustofa sebagai Pelatih

Manajemen Persik Kediri akhirnya menunjuk Nasal Mustofa sebagai pelatih kepala skuad Persik yang akan berlaga di ajang Liga 2 PSSI, Jumat (22/3/2019).

Manajemen Persik Kediri Tunjuk Nasal Mustofa sebagai Pelatih
didik mashudi
Manajemen Persik Kediri akhirnya menunjuk Nasal Mustofa sebagai pelatih kepala skuad Persik yang akan berlaga di ajang Liga 2 PSSI, Jumat (22/3/2019). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI -Manajemen Persik Kediri akhirnya menunjuk Nasal Mustofa sebagai pelatih kepala skuad Persik yang akan berlaga di ajang Liga 2 PSSI, Jumat (22/3/2019).

Nasal Mustofa sebelumnya merupakan mantan pelatih klub Persegal, Persekab dan Persibas Banyumas.

Dua asisten pelatih dan pelatih kiper yang mendampingi Nasal Mustofa. Asisten pertama Alfiat pelatih yang mengantarkab Persik juara Liga 3 dan Johan Prasetya, mantan pemain Persik di era 2003 dan 2006.

Sementara pelatih kiper dipercayakan kepada Wahyudi yang juga mantan pemain Persik di Liga Utama.

Manajer Persik, Beny Kurniawan menyebutkan, penunjukkan Nasal diharapkan dapat ngemong dan ngayomi para pemain sehingga dapat berprestasi di Liga 2.

"Diharapkan pada ajang Liga 2 tahun pertama Persik tidak sampai degradasi. Jika tim bisa lebih berpretasi bisa naik ke Liga 1," jelasnya.

Diakui Beny, tim pelatih Persik yang telah ditunjuk merupakan tim ideal di Persik. Karena kultur sepak bola di Kediri mengedepankan kekeluargaan.

"Secara lisan 11 pemain sudah komitmen bertahan di Persik Kediri. Pemain itu menjadi kerangka pemain di Liga 2," jelasnya.

Namun diakui Beny, para pemain tersebut masih belum terikat kontrak dengan Persik. Kontrak dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari tim pelatih.

Sementara pelatih Nasal Mustofa berterima kasih dan merasa tertantang telah diberi kepercayaan untuk menangani skuad Persik Kediri di Liga 2.

"Misi saya mengembalikan Persik kembali berjaya ke liga yang lebih tinggi. Setiap main menang dan berprestasi di ajang Liga 2," jelasnya.

Dalam pemilihan pemain telah ada pemain lama yang masih muda tetap dipertahankan. Selain itu juga ada sejumlah pemain bidikan yang diharapkan dapat bergabung.

"Kami tidak mengandalkan pemain bintang, tapi mengandalkan pemain muda yang memiliki karakter dan power," tandasnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved