Malang Raya

Sutiaji Mengaku Sebatas Kenal Nama M Nor Muhlas, Direktur Utama PDAM Kota Malang

Alumnus S2 Manajemen Publik 2007 Universitas Merdeka Malang ini juga memiliki beberapa pengalaman organisasi yakni di antaranya adalah Ketua PAC IPNU

Penulis: Benni Indo | Editor: yuli
benni indo
Petugas PDAM Kota Malang sedang berada di dalam TWUIN Command Center memantau kondisi pipa dan data melalui video wall. 

SURYAMALANG.COM - M Nor Muhlas terpilih menjadi Direktur Utama PDAM Kota Malang.

Pengumuman ini terlampir dalam Surat Ketua Panitia Seleksi Calon Anggota Direksi PDAM Kota Malang Nomor 13/III/ PANSEL DIREKSI PDAM/2019 tanggal 20 Maret 2019 perihal Laporan Hasil Seleksi Calon Direksi PDAM Kota Malang.

Sementara itu dalam pengumuman tersebut juga terpilih jajaran direksi lain yakni Direktur Administrasi dan Keuangan dan Direktur Teknik.

Pada posisi Direktur Administrasi dan Keuangan terpilih Mokhamad Syaifudin Zuhri kemudian di posisi Direktur Teknik terpilih Ir Ari Mukti.

Muhlas, pria kelahiran tahun 1970 ini terpilih menjadi Dirut PDAM Kota Malang mengalahkan dua pesaingnya satu dari internal PDAM Kota Malang yakni Anita Sari dan satu lagi, Oni Dwi Arianto.

Saat dihubungi, Muhlas mengaku bersyukur atas penetapan terpilihnya dia. Usai resmi ditetapkan ia akan langsung melakukan pemetaan permasalahan yang terjadi di PDAM Kota Malang. Beberapa permasalahan seperti layanan dan aliran air bahkan terkait sumber air akan langsung menjadi konsentarasi kerjanya.

“Tentu saja kita harus pastikan warga tidak-tidak lagi komplain soal layanan air. Memang kerja berat dan saya juga minta bantuan banyak pihak”, ucapnya, Senin (25/3/2019).

Sekilas tentang Muhlas, lelaki ini memiliki pengalaman di pengairan. Sejak 2014 lalu, ia menjadi pengurus dari Paguyuban Air Bersih Tirto Agung Gumelar Desa Wajak atau yang biasa disebut Himpunan Penduduk Pengguna Air (Hippam) Tirto Agung Wajak.

Selain itu Muhlas memiliki pengalaman kerja menjabat sebagai Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Malang di periode 2004 – 2009 lalu. Saat ini Muhlas juga menjabat sebagai Wakil Ketua Lesbumi NU Kabupaten Malang.

Tidak hanya itu pengalaman memimpin perusahaan juga ia memiliki yakni Direktur CV Rajawali Makmur sejak 2002 hingga saat ini. Juga menjadi Direktur CV Multijasindo Wajak sejak 2010 lalu hingga saat ini.

Alumnus S2 Manajemen Publik 2007 Universitas Merdeka Malang ini juga memiliki beberapa pengalaman organisasi yakni di antaranya adalah Ketua PAC IPNU Kecamatan Wajak, Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Malang.

Kemudian di 2007 – 2009 menjabat sebagai Ketua DPD KNPI, kemudian sejak 2009 hingga sekarang menjadi Wakil Ketua Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI) lalu sejak 2014 hingga sekarang ia menjabat sebagai Ketua Persatuan Kontraktor Listrik Nasional Malang.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan terpilihnya Muhlas sudah melalui prosedur yang baik. Sutiaji mengaku mengenal Muhlas sebatas nama.

"Saya kenal, memang kenal tapi cuma nama saja", tegas Sutiaji.

Meski begitu orang nomor satu di Kota Malang ini mengatakan skor akumulatif lah yang menentukan kemenangan. Ia mengatakan pula jika Dirut baru pun nantinya akan ditarget kinerjanya sesegera mungkin.

"Nanti ketiganya, jajaran direksi akan melakukan lelang kinerja. Kami target kerjanya," ungkapnya.

Sutiaji menekankan pimpinan baru harus dapat menekan kebocoran pemasukan yang diupayakan PDAM Kota Malang. Juga mampu memberikan penyelesaian terhadap sengketa sumber air serta memastikan pelayanan pada warga Kota Malang maksimal. 
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved