Kabar Surabaya

Puluhan Satwa Dilindungi Disita Polda Jatim Dari Perdagangan Secara Ilegal Via Medsos

Modus yang dilakukan ketiga tersangka memperdagangkan satwa dilindungi melalui media sosial Facebook

Puluhan Satwa Dilindungi Disita Polda Jatim Dari Perdagangan Secara Ilegal Via Medsos
suryamalang.com/Mohammad Romadoni
Binatang Trenggeling satwa dilindungi diamankan Polda Jatim dari tersangka perdagangan satwa ilegal. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Anggota Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim menangkap tiga tersangka perdagangan satwa secara ilegal.

Ketiga tersangka yakni MR (30) warga Jember, BPH (22) dan DD (26) warga Kabupaten Bondowoso. Mereka ditangkap bersamaan dengan penangkapan komplotan jaringan perdagangan komodo.

Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan menjelaskan, modus yang dilakukan ketiga tersangka memperdagangkan satwa dilindungi melalui media sosial Facebook akun Mild Bold Call, Baong Pet's dan Vitty Sayankmamaselamanypa. Mereka menjual komodo itu secara Cash on delivery (COD).

"Jalur perdagangan dan user yang membeli satwa ilegal ini masih dalam pengembangan penyidikan," ungkapnya di Mapolda Jatim.

Adapun satwa yang dilindungi yang diamankan sebagai barang bukti berupa 10 ekor berang-berang, lima ekor kucing kuwuk (Prionailurus bengalensis) dan satu ekor Jelarang. Tujuh ekor Lutung Budeng, 6 ekor Trenggiling, satu Cukbo Ekor Merah dan satu ekor Elang Bido.

Barang bukti lainnya, lima kandang kawat, 11 keranjang buah, dua kardus warna cokelat, dua karung warna putih, satu ransel dan emlat Hanphone untuk memasarkan satwa dilindungi di media sosial.

"Saat disita dua satwa dilindungi dalam kondisi mati yaitu dua ekor Lutung Budeng (Tranchypithecus Auratus)," tutur Yusep.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved