Kabar Tulungagung

VIDEO - Dugaan Kecurangan Politisi Tulungagung

IS seorang politisi Tulungagung dari terindikasi melakukan kecurangan ganda saat memberi bantuan sosial

VIDEO - Dugaan Kecurangan Politisi Tulungagung
David Yohanes
KAIN SERAGAM JAMAAH YASIN 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - IS seorang politisi Tulungagung dari terindikasi melakukan kecurangan ganda.

Dia berlagak membantu pakai dana negara tapi mengklaim dana pribadi. Dia juga memotong dana bantuan itu. 

Ini bermula dari permohonan dana bantuan sosial yang diajukan Ranting Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Desa Pucunglor Kecamatan Ngantru ke Bakesbangpol Pemkab Tulungagung.

Totalnya sebesar Rp 50 juta untuk kain seragam jamaah yasin sebanyak 500 orang.

Dengan harga Rp 50.000 per meter, setiap orang akan mendapatkan dua meter kain senilai Rp 100.000.

Namun setelah dicek di toko, harga kain itu hanya Rp 40.000 per meter. Sehingga total ada selisih hingga Rp 10 juta.

Hal itu diketahui saat warga Pucunglor merekam video di toko yang menjual kain seragam. Lihat videonya: 

Dipastikan seragam itu seharga Rp 40.000 per meter, bukan Rp 50.000 per meter seperti klaim Totok.

Salah satu pihak yang geram dengan temuan penyelewengan ini adalah Kepala Desa Pucunglor, Imam Sopingi. Sebab Imam adalah pihak yang membubuhkan tanda tangan.

“Saya pun tidak tahu dana itu sudah cair atau belum. Saat Pak IS menyalurkan bantuan untuk Muslimat (NU), saya pikir juga dana pribadi,” ucap Imam.

Bansos yang diklaim bantuan pribadi dan disunat ini menjadi pergunjingan warga. Bahkan warga yang geram berniat membuat gerakan untuk memrotes Totok.

Namun menurut Imam, Totok bersedia menemui warga pada Sabtu (30/3/2019) besok.

Totok akan menjelaskan dan mengakui, dana itu memang berasal dari pemerintah, bukan uang pribadi.

“Sabtu di balai desa dia akan jelaskan ke warga. Itu terserah dia, saya hanya memastikan bahwa saya tidak terlibat,” tegas Imam

Penulis: David Yohanes
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved