Kabar Madiun

Aksi Perampokan Di Alfamart Kota Madiun Terekam CCTV, Pelaku Todongkan Senpi Ke Penjaga Toko

Aksi perampokan tersebut terekam kamera CCTV toko. Dalam rekaman, tampak dua orang karyawan toko berseragam warna merah jongkok di belakang meja.

Aksi Perampokan Di Alfamart Kota Madiun Terekam CCTV, Pelaku Todongkan Senpi Ke Penjaga Toko
suryamalang.com/Rahadian Bagus
Alfmart di Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jumat (29/3/2019) dirampok sekitar pukul 03.38 WIB. 

SURYAMALANG.COM, MADIUN - Perampokan bersenjata terjadi di minimarket di  Alfamart Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jumat (29/3/2019) sekitar pukul 03.38 WIB.

Aksi perampokan tersebut terekam kamera CCTV toko. Dalam rekaman tersebut, tampak dua orang karyawan toko berseragam warna merah jongkok di belakang meja, sementara pelaku mengenakan jaket biru dan mengenakan sebo berdiri di sebelah mereka.

Seorang pelayan toko kemudian menyerahkan sesuatu kepada pelaku,  kemudian pelaku pergi meninggalkan dua pelayan.

Video rekaman itu, diposting oleh akun Danyang Danyang di Facebook Grup Info Kriminal dan Lalu Lintas (Nusantara), pada Jumat (29/3/2019) pagi. Postingan tersebut sudah dibagikan 144 kali, dan mendapat 60 komentar.

Dalam postingan itu, pengunggah memberikan keterangan :

"Baru saja terjadi perampokan bersenjata di Alfamart jalan Urip sumoharjo madiun timur lampu merah ringroad , pelaku yang terekam camera CCTV melakukan aksi nekat nya sendiri dan pelaku bersenjata dalam melakukan aksi nya...

Kronologi - pelaku berkedok bertanya" Tempat rak obat dimana dan meminta tolong untuk mencarikan obat kepada salah satu karyawan toko. sesudah itu pelaku menodongkan senjata pistol ke pelayanan toko tersebut untuk membawanya ke tempat brangkas penyimpanan uang...

Total uang yang di perkirakan raib di bawa perampok senilai Rp 12 juta dan masalah ini langsung di laporkan kepada pihak yang berwajib dan dalam pengembangan.....

Sementara Kepala Toko, Tri Setiyawan membenarkan terjadinya perampokan tersebut. Namun, ia tidak mengetahui persis kronologi perampokan di tempatnya bekerja.

"Saya nggak tahu, soalnya bukan saya yang jaga. Yang jaga dua orang teman saya, Ikshan dan Triyono," katanya.

Dia menambahkan, pihak manager dan pemilik toko sudah melapor kepada pihak yang berwajib. 

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved