Kabar Sidoarjo

Lika-liku Penyelundupan Puluhan Komodo dari NTT ke Thailand Lewat Surabaya, Batam dan Malaysia

Komodo diterima kurir travel di Malaysia diangkut menuju ke perbatasan Thailand. Dua ekor komodo dibeli Chien dan Wangsel asal Vietnam.

Lika-liku Penyelundupan Puluhan Komodo dari NTT ke Thailand Lewat Surabaya, Batam dan Malaysia
ist
Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Provinsi NTT, Eden Kalakik (memakai batik ungu) saat meninjau kandang transit komodo di BBKSDA Jatim, Sidoarjo, Kamis (28/03/2019). 

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Polda Jawa Timur berniat secepatnya melepaskan enam komodo hasil yang akan diselundupkan ke Thailand.

Kasubag Data Evaluasi Pelaporan dan Kehumasan, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, Gatut Panggah Prasetyo, mengatakan pihak Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem akan berkoordinasi dengan Polda Jatim untuk pelepasliaran tersebut.

"Rencananya seperti itu. Nanti enam komodo tersebut dilepasliarkan ke habitatnya di Nusa Tenggara Timur (NTT)," ujarnya, Kamis (28/03/2019).

"Memang saat ini komodo berusia sekitar 1 - 3 tahun tersebut statusnya sebagai barang bukti dari Polda Jatim. Tapi kasihan juga apabila terlalu lama di kandang transit dan lagi pula ini termasuk satwa liar, jadi harus dilepasliarkan segera," ujar Gatut.

Ia juga menuturkan, perwakilan dari Pemprov NTT sudah berkunjung ke kandang transit BBKSDA Jatim untuk melihat langsung keenam ekor satwa komodo tersebut.

"Tadi siang Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Provinsi NTT, Eden Kalakik datang melihat dari dekat kondisi komodo. Ia mengapresiasi langkah Polda Jatim dan BBKSDA Jatim yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan komodo tersebut," jelasnya.

Polda Jawa Timur berniat secepatnya melepaskan enam komodo hasil yang akan diselundupkan ke Thailand.
Polda Jawa Timur berniat secepatnya melepaskan enam komodo hasil yang akan diselundupkan ke Thailand. (mohammad romadoni)

Pihaknya pun menjelaskan kepada perwakilan dari Provinsi NTT tersebut mengenai upaya penanganan satwa yang dilindungi selama dititipkan di BBKSDA Jatim.

"Dan pejabat perwakilan dari Provinsi NTT tadi mengatakan bahwa secepatnya agar komodo tersebut dapat dikembalikan ke habitatnya. Karena satwa tersebut merupakan hewan yang identik dengan Indonesia dan juga benar benar sangat dilindungi," tandasnya.

Kronologi perdagangan komodo, mulai diburu hingga berada di pasar luar negeri.

1. Pelaku ED (buron) dan EB (buron) memperoleh komodo diduga dari Pulau Rinca Flores, kawasan Taman Nasional Pulau Komodo Nusa Tenggara. Polda Jatim membeberkan pelaku membunuh induk komodo dengan cara ditembak untuk mengambil telur atau anak komodo.

Halaman
12
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved