Kabar Madiun

Pelajar SMA dan Pelajar SMK Ini Bergabung dalam Komplotan Begal di Madiun, Ada 1 Korban yang Tewas

Pelajar SMA dan pelajar SMA bergabung dalam komplotan begal di jalanan Madiun.

Pelajar SMA dan Pelajar SMK Ini Bergabung dalam Komplotan Begal di Madiun, Ada 1 Korban yang Tewas
TRIBUNSUMSEL.COM/PALEMBANG
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, MADIUN – Pelajar SMA dan pelajar SMA bergabung dalam komplotan begal di jalanan Madiun.

Dua pelajar itu berinisial AD (17) dan AF alias pekok (17).

AD adalah pelajar SMA asal Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

Sedangkan AF adalah pelajar SMK asal Desa Dagangan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

Polisi juga menangkap Khoirul Joko alias Pakek (19) asal Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Edhi S Alias Edok (20) asal Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Mashrif alias Arif (20) asal Desa Sumbersari, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, dan Ari Nugroho alias Genggek (20) asal Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

Enam tersangka itu melakukan begal di Jalan raya Madiun-Surabaya di Desa Garon, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun pada Minggu (24/3/2019) sekitar pukul 01.00 WIB.

Sebelum melakukan pembegalan, lima tersangka pesta minuman keras (miras) di warung yang sudah tutup di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan pada Sabtu (23/3/2019) sekira pukul 21.00 WIB.

Lima tersangka yang ikut pesta miras adalah Khoirul Joko, Edhi S, Mashrif, Ari Nugroho, dan AD (17).

Sedangkan AF tidak ikut pesta miras.

“Setelah pesta miras, Khoirul mengirim pesan WhatsApp (WA) kepada AF.”

Halaman
123
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved