Kabar Mojokerto

Purel di Mojokerto 'Rangkap Jabatan' Jadi Mucikari, dari Bilik Karaoke Berkembang Bisnis Prostitusi

Purel di Mojokerto 'Rangkap Jabatan' Jadi Mucikari, dari Bilik Karaoke Berkembang Bisnis Prostitusi Tarifnya Rp 900 Ribu

Purel di Mojokerto 'Rangkap Jabatan' Jadi Mucikari, dari Bilik Karaoke Berkembang Bisnis Prostitusi
web
ILUSTRASI PEMANDU LAGU KARAOKE. 

2. Tarif Long Time dan Short Time

Tarif yang ditetapkan pun bervariasi. Untuk layanan long time, berkisar antara Rp 2 juta sampai Rp 2,5 juta.

Sedangkan short time (ST) alias tidak menginap sekitar Rp 800 ribu sampai Rp 1,5 juta.

Nia pun memberikan tawaran dengan tarif termurah, long time (LT) alias menginap Rp 2 juta dan Short Time, Rp 800 ribu.

Dan jika biaya tak cukup maka bisa saja Rp 500 ribu sekali saja berhubungan saat di kamar.

“Kalau abang mau ST, Rp 800 ribu,” kisah Nia langsung memberikan nomor telepon sang manajer untuk segera ditelepon.

3. Peran Manajer

Saat ditelepon, sang manajer, sebut saja Dimas, langsung mengangkat telepon.

Nada bicaranya sopan dan penuh pelayanan.

“Berapa yang mas sepakat dengan ladiesnya (sebutan untuk Nia-red). Itu yang mas transfer ke rekening admin.

“Setelah transfer, tolong kirim foto bukti transfer, biar diberikan kode bookingnya,” ujar Dimas yang lalu memberikan nomor rekening untuk ditransfer.

“Kalau sudah transfer, kami berikan kode bookingnya, dan langsung kami siapkan kamarnya. Nanti mas ke lobby, tunggu aja di lobby. Nanti ada petugas yang datang menghampiri mas, tunjukan kode bookingnya dan dijemput ladiesnya,” lanjutnya.

Panggilan Akrab Aurel pada Raul Lemos, Jauh Beda dengan Ashanty Meski Sama-sama Orang Tua Sambung

5 Pemburu Diserang Suku Primitif Maluku Utara, 3 Orang Tewas, 2 Lagi Luka-luka

Cara Mengatasi Gancet saat Hubungan Intim Agar Alat Kelamin Lepas Seperti Kisah Viral di Facebook

Kronologi Siwi SMA Amelia yang Jual Keperawanan saat Ujian Nasional: Perasaan Campur Aduk, Takut

4. Aturan Main di Kamar

Dimas kemudian menjelaskan beberapa aturan dan persyaratan serta imbauan selama di kamar.

“Mas ini sangat privacy, tolong di kamar jaga keamanan dan tidak usah foto-foto dan upload di medsos. Kami butuh tamu dan mas butuh kenikmatan.

“Tidak ada alasan bagi kami, tidak menyediakan ledisnya, jika bapak sudah menyelesaikan pembayaran,” jelas Dimas.

Lebih lanjut Dimas mengatakan di kamar juga disediakan fasilitas tambahan seperti obat kuat, jamu dan tolak angin tetapi akan dikenakan biaya tambahan.

“Bapak sepakat sama ladiesnya berapa, itu yang kami terima,” kisah Dimas.

Selain itu, menurut Dimas, pihaknya tidak menagih biaya keamanan karena keamanan sudah menjadi tanggung jawab pihak manajemen untuk menjaga privacy pelanggan dan ladisnya.

“Di hotel yang lain mungkin harus transfer biaya keamanan sebagai antisipasi jika terjadi sesuatu di dalam kamar. Uang keamanan sebagai jaminan.

“Dan jika tidak terjadi apa-apa, maka akan dikembalikan saat tamu pulang. Tetapi di hotel kami tidak minta transfernya. Hanya uang deal antara tamu dan ladiesnya. Uang itu sudah termasuk biaya kamar," kisah Dimas.

5. Eksekusi

Bangka Pos melakukan transfer sesuai kesepakatan dengan Nia.

Sejurus kemudian pertanyaan mengenai penampilan Bangka Pos saat akan ke hotel menjadi pertanyaan.

Dan saat tiba di loby hotel berbintang yang dimaksud, seorang petugas menghampiri Bangka Pos yang berpenampilan sesuai ciri yang sudah disampaikan.

“Ini tamu Nia ya, bisa minta kode booking-nya,” pinta petugas yang sudah disiapkan untuk menerima para tamu ladies.

Tak lama kemudian, sang ladies langsung datang dan mengajak ke kamar, menuju kamar 209 di sebuah hotel berbintang di Kota Pangkalpinang.

Jenis kamarnya pun tipe deluxe.

Semua fasilitas tersedia, Televisi, kulkas dan perlengkapan lain sebagai sebuah hotel berbintang.

Dan meja sudut kamar tersedia beberapa jenis obat, tolak angin, minyak.

“Abang bukan orang sini ya,” sapa Nia membuka perbincangan di dalam kamar.

Nia pun menjelaskan ada obat kuat jika ingin digunakan.

“Kalau abang mau pakai obat kuat bisa. Tapi ada biaya tambahan. Satu pil harganya Rp 250.000,” kisah Nia.

Nia mengisahkan dirinya sudah sebulan menetap di hotel dengan biaya penginapan langsung ditangani oleh pihak manajer ladisnya.

Dan sesekali bisa di-rolling atau pindah ke hotel yang lain, bergantian dengan sesama ladies lainnya.

“Saya baru sebulan di hotel ini. Sebelumnya di hotel lain. Kami sering tukaran hotel dengan kawan lain,” kisah Nia.

Setiap hari dirinya bisa mendapatkan dua sampai tiga orang tamu dan kebanyakan short time.

“Kalau long time, jarang, hanya satu dua. Kebanyak short time,” ungkap Nia.

Nia mengakui dirinya banyak mendapat tamu dari aplikasi online dan sebagian dari para pelanggan dan kenalan sang manajer.

“Kebanyakan kenalan di online, langsung deal booking. Ada juga tamu yang sudah jadi langganan dan tamu manejer,” ungkap Nia.

Terkait besaran yang diperoleh tergantung dari hasil deal dengan pelanggan. Dan kebanyakan mereka mendapat tips tambahan saat di kamar.

“Biaya kamar hotel diatur manejer. Pembagiannya sudah diatur. Tadi yang Rp 800 ribu, ku dapat Rp 500 ribu.

“Kasihan kan bang, kalau mau nambah untuk ku boleh,” ungkap Nia.

Seminggu Menikah, Lucinta Luna Umumkan Bercerai & Berencana Balikan dengan Mantan di Rusia

Bukan Cinta Buta, Muzdalifah Tak Ragu Putuskan Fadel Islami Jika Ketahuan Incar Hartanya

Obrolan Luna Maya & Ariel Noah yang Bikin Sang Vokalis Salting dan Tersandung Terbongkar

Belasan Pasangan Tidak Sah Bercinta di Kamar Kos Digerebek Satpol PP Tuban, 2 Cewek Ternyata Positif

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved