Kabar Blitar

Dugaan Penyelewengan DD Dan ADD Di Desa Tuliskriyo Masuk Tahap Penyelidikan Polres Blitar Kota

Dugaan penyelewengan DD dan ADD untuk pencairan tahap kedua pada 2018. Polisi memperkirakan nilai dana yang diselewengkan sekitar Rp 493 juta.

Dugaan Penyelewengan DD Dan ADD Di Desa Tuliskriyo Masuk Tahap Penyelidikan Polres Blitar Kota
suryamalang.com/Samsul Hadi
Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Satreskrim Polres Blitar Kota menyelidiki dugaan kasus penyelewengan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) di Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Polisi sudah memeriksa sebanyak 13 saksi terkait dugaan kasus itu.

"Kasusnya sudah kami tingkatkan ke penyelidikan. Sebelumnya kami sudah melakukan pulbaket (pengumpulan barang bukti dan keterangan). Ada 13 orang yang sudah kami minta keterangan," kata Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono, Senin (1/4/2019).

AKP Heri mengatakan, dugaan kasus penyelewengan DD dan ADD itu untuk pencairan tahap kedua pada 2018. Polisi memperkirakan nilai dana yang diselewengkan sekitar Rp 493 juta.

Penyelidikan kasus itu berdasarkan informasi yang diterima polisi dari masyarakat. Masyarakat mengadu ada program pembangunan di desa itu yang menggunakan DD dan ADD tidak terealisasi.

"Dari informasi itu, kami terjun ke lapangan untuk pulbaket. Dari hasil pulbaket dugaannya kuat ada penyelewengan penggunaan DD dan ADD di desa itu. Makanya, kasusnya kami tingkatkan ke penyelidikan," ujar Heri.

Heri menjelaskan, dari hasil penyelidikan pencarian DD dan ADD tahap kedua pada 2018 dibawa oleh salah satu perangkat Desa Tuliskriyo. Polisi masih mendalami keterlibatan perangkat desa itu dalam kasus tersebut. "Masih kami dalami siapa saja yang terlibat. Informasinya dana itu dibawa salah satu perangkat di desa itu," katanya.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, dana itu dibawa oleh perangkat yang merangkap sebagai bendahara desa. Saat polisi mulai melakukan pulbaket, bendahara desa itu menghilang. 

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved