Malang Raya

Reaksi Wali Kota Sutiaji Ihwal Kado Sindiran Berupa 2 Karung Pasir untuk HUT Kota Malang

dua karung pasir yang bertuliskan 'Kado spesial dari warga Malang untuk Kota Malang'.

Reaksi Wali Kota Sutiaji Ihwal Kado Sindiran Berupa 2 Karung Pasir untuk HUT Kota Malang
facebook
Posting tentang dua karung pasir yang bertuliskan 'Kado spesial dari warga Malang untuk Kota Malang'. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Berbagai macam ucapan selamat HUT ke-105 Kota Malang berbentuk karangan bunga terpampang di depan Balai Kota Malang pada Senin (1/4/2019).

Di antara ucapan selamat itu terdapat dua karung pasir yang bertuliskan 'Kado spesial dari warga Malang untuk Kota Malang'.

Karung pasir itu merupakan bentuk protes masyarakat Kota Malang terkait banyaknya jalan rusak yang tak kunjung dibenahi, sementara anggaran untuk urusan lain begitu tinggi.

Dana Perbaikan Jalan Rusak Cuma Rp 1,5 Miliar, Untuk Mobil Dinas DPRD Kota Malang Rp 5,8 Miliar

Hal itu didapati SURYAMALANG.COM, melalui media sosial Facebook yang bernama Gusti Ridho pada Senin (1/4/2019.

Dalam postingannya itu menyebut,

'Maaf hanya ini yang bisa kami berikan, Dua karung pasir untuk menambal jalan berlubang, bukan karangan buka yang saat layu sudah dibuang, aspal e tukuo dewe yo pak'.

Koin Rp 4,1 Juta untuk Aspal Jalan Rusak, Sindiran Telak buat Pemkot Malang

Menanggapi kiriman kado tersebut, Wali Kota Malang Sutiaji berterimakasih kepada warganya yang telah mengiriman kado berupa pasir.

"Terima kasih sudah di kirim kado pasir. Ini menunjukkan bahwa masyarakat kita peduli terhadap Kota Malang yang kita cintai," ucapnya disela-sela melantik Dirut PDAM Kota Malang yang baru.

Dijelaskan Sutiaji, dalam menanggapi jalanan berlubang yang ada di Kota Malang, pada Kamis (4/4/2019) pihaknya akan mengundang Dosen Fakultas Teknik dan Fakultas Hukum dari beberapa perguruan tinggi.

Hal itu dilakukan untuk mencari solusi bagaimana menyelesaikan permasalahan yang terjadi terkait jalan berlubang yang ada di Kota Malang.

"Nanti akan kami lihat rekanan model pengaspalannya seperti apa, setelah itu kasus jalan berlubang yang saat ini terjadi di mana-mana bisa segera ditangani," jelasnya.

Sutiaji menargetkan bahwa di tahun 2019 ini kasus jalan berlubang harus segera diselesaikan.

Menurutnya, dalam menyelesaikan permasalahan ini pihaknya akan mencari solusi terbaik dengan pihak-pihak terkait.

"Kami akan melihat teknik pengaspalan, kualitas aspal. Kami juga akan melihat saluran drainase. Karena ini menjadi satu kesatuan yang tidak bisa dipisah. Semoga di tahun ini sudah selesai," pungkasnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved