Rumah Politik Jatim

13 Kecamatan di Kabupaten Malang Rawan Politik Uang saat Pemilu 2019

13 kecamatan di Kabupaten Malang yang ditengarai rawan timbul praktik pelanggaran politik uang saat Pemilu 2019.

web
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malang memberi atensi terhadap 13 kecamatan di Kabupaten Malang yang ditengarai rawan timbul praktik pelanggaran politik uang saat Pemilu 2019.

Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Kabupaten Malang George Da Silva menerangkan praktik politik uang kerap terjadi saat serangan fajar dan masa tenang.

“Kami minta seluruh pengawas mulai dari tingkat TPS dan desa untuk mengawasi betul,” ujar George kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (3/4/2019).

Berdasarkan analisa pihaknya, 13 kecamatan yang diwaspadai rawan terjadi pelanggaran money politik, yakni Ampelgading, Tirtoyudo, Dampit, Sumbermanjing Wetan, Pagak, Bantur, Kalipare, Gondanglegi, Singosari, Lawang, Pakis, Kasembon, dan Ngantang.

George menegaskan berdasarkan pasal 523 UU 7/2017 tentang pemilihan umum, praktik politik uang jelas dilarang.

Para calon atau timses tak diperkenankan membagikan uang atau apapun.

“Akan kami lakukan koordinasi dengan kepolisian dan pihak KPU Kabupaten Malang.”

“Kami awasi bersama agar tak terjadi pelanggaran,” tuturnya.

George menuturkan pihaknya belum menemukan praktik politik uang di Kabupaten Malang,.

Sejak kampanye terbuka mulai 24 Maret 2019, belum ada temuan pelanggaran kampanye.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved