Kabar Bangkalan

Enam Orang Pesta Sabu-sabu di Rumah Kos Wilayah Bangkalan, Satu Orang Masih Remaja

Polres Bangkalan menggerebek sebuah rumah kos di Jalan Trunojoyo Kelurahan Kraton, Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur, Selasa (2/4/2019) malam.

Enam Orang Pesta Sabu-sabu di Rumah Kos Wilayah Bangkalan, Satu Orang Masih Remaja
Google
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, BANGKALAN - Satreskoba Polres Bangkalan menggerebek sebuah rumah kos di Jalan Trunojoyo Kelurahan Kraton, Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur, Selasa (2/4/2019) malam.

Enam orang digelandang ke Mapolres Bangkalan karena kedapatan tengah pesta narkoba jenis sabu.

Para tersangka yakni Hendry Wijaya (43), warga Kelurahan Pejagan, Fathorrahman (39), Kelurahan Pejagan, Biyan Harmiko (34) warga Kelurahan Pejagan, Soni Anwar (46), warga Kelurahan Kraton, Samsul.Arifin (38), warga Kelurahan Kraton, dan M Rizky Maulana (15), warga Kelurahan Kraton.

"Ada seorang tersangka berusia di bawah umur," ungkap Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP WM Santoso, Rabu (3/4/2019).

Ia menjelaskan, penggerebekan dilakukan setelah menindaklanjuti informasi masyarakat yang diterima pihak Satreskoba beberapa waktu sebelumnya.

"Rumah kos tersebut diinfokan sering menjadi ajang pesta sabu. Kami menyelidiki beberapa hari sebelum melakukan penggerebekan," jelas Santoso.

Selain menggelandang enam pelaku sabu, polisi menyita sebuah bong, dan pipet berbahan kaca yang di dalamnya terdapat sabu dengan berat kotor 2,32 gram.

"Mereka mengaku membeli sabu seharga Rp 200 ribu. Kami mengantongi nama penjualnya dan tengah melakukan pengejaran," paparnya.

Keenam tersangka dijerat Pasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal lima tahun penjara.

Di tempat berbeda, Satreskoba Polres Bangkalan juga menangkap seorang pengecer sabu, Asmadi (35), warga Kelurahan Pejagan.

Dari tangannya, polisi menyita dompet kecil berwarna hitam berisakan tiga plastik klip kecil berisikan sabu dengan berat masing-masing 1,24 gram, 1,24 gram, 1,24 gram.

Selain itu, empat plastik klip kecil berisi sabu masing -masing seberat 0,90 gram, 1,22 gram, 1,24 gram, 1,23 gram, timbangan digital warna hitam, dan uang senilai Rp 200 ribu.

Santoso menegaskan, Asmadi dijerat Pasal 114 Ayat (2) Sub 112 Ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

"Selain sebagai pengecer, ia juga mengkomsumsi sabu," pungkasnya.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved