Universitas Islam Malang

Khofifah ke Kampus Unisma Bahas Post Truth, Ajak Kader NU Saring Sebelum Sharing

“Di era pasca kebenaran, yang muncul adalah kebohongan. Ada pipa yang setiap saat menyemburkan kebohongan,” kata Khofifah saat menghadiri Harlah NU ke

Khofifah ke Kampus Unisma Bahas Post Truth, Ajak Kader NU Saring Sebelum Sharing
hayu yudha prabowo
PERINGATAN ISRA MIRAJ - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dan Harlah Ke - 96 Nahdlatul Ulama (NU) serta Harlah Ke - 73 Muslimat NU di kampus Universitas Islam Malang (Unisma), Rabu (3/4/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak para kader Nahdlatul Ulama (NU) untuk cerdas mengelola informasi.

Dalam kuliah umumnya di Universitas Islam Malang (Unisma), Khofifah memperkenalkan istilah post truth.

Kata Khofifah, saat ini global tengah mengalami post truth atau era pasca kebenaran. Di era ini, banyak berita bohong yang berseliweran di tengah masyarakat. Oleh sebab itulah, ia mengingatkan agar para kader NU bisa menangkan berita bohong sehingga tidak terjerumus.

“Di era pasca kebenaran, yang muncul adalah kebohongan. Ada pipa yang setiap saat menyemburkan kebohongan,” kata Khofifah saat menghadiri Harlah NU ke-93 dan Muslimat ke-73.

Dijelaskan Khofifah yang juga ketua Muslimat NU ini, dinamika post truth tidak hanya terjadi di Indonesia saja, melainkan di seluruh dunia. Hanya saja, kebetulan saat ini di Indonesia tengah berlangsung momen pemilihan presiden.

“Era di seluruh dunia tumbuh, bukan karena pilpres di Indonesia. Tapi berkembang di seluruh dunia,” tegasnya.

Menurut Khofifah, inilah tantangan yang dihadapi oleh para ulama Islam maupun umat Islam saat ini.

“Ini tantangan islamic scholars. Hari ini kita berada di post truth ketika orang dibikin takut. Politisi saat ini bukan membangun harapan, tapi membuat ancaman karena itu sensitif meracuni pemikiran manusia secara keilmuan syaraf,” terangnya.

Berbicara menganai Muslimat NU sendiri, Khofifah mengatakah kalau Musliman NU telah melakukan MoU dengan Kementerian Kominfo untuk menangkal hoaks.

“Kami sudah deklarasi anti hoaks, fitnah dan hibah. Kami juga telah melakukan MoU dengan Kominfo untuk mendapat direct access. Kami berharap PW dan PC akan terus memviralkan penetrasi dari Kominfo. Saya khawatir itu passioning water,” jelasnya.

Khofifah mengajak para anggota Muslimat NU agar bisa saring sebelum sharing. Menurutnya, cara itu jika dilakukan dengan baik akan membuat penyebaran berita hoaks atau bohong terbatas.  

Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved