Kabar Pasuruan

Rumah Ketua DPRD Pasuruan Disatroni Pencuri, Polisi Sudah Periksa CCTV Dan Beberapa Orang Saksi

Polisi sudah memeriksa rekaman CCTV yang kebetulan ada di dalam garasi rumah Mas Dion. Tak hanya itu, polisi juga sudah memeriksa beberapa saksi.

Rumah Ketua DPRD Pasuruan Disatroni Pencuri, Polisi Sudah Periksa CCTV Dan Beberapa Orang Saksi
suryamalang.com/Galih Lintartika
Mas Dion panggilan akrab Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan tunjukkan tempat parkir motor isterinya yang digondol pencuri.

SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Satreskrim Polres Pasuruan masih menyelidiki kasus pencurian sepeda motor Honda Vario warna hitam Nopol N 2837 TBA milik Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan.

Sepeda motor operasional istrinya yang juga Caleg DPRD Provinsi Jawa Timur itu raib di garasi rumahnya, lingkungan Sukalipuro, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil disatroni maling, Sabtu (6/4/2019) dinihari.

Rumah Mas Dion, sapaan akrab Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan ini kebetulan di belakang Polres Pasuruan. Jadi, memudahkan tim buser untuk langsung melakukan olah tkp di lokasi kejadian pencurian sepeda motor milik Ketua DPRD ini.

Dari lokasi kejadian, Polisi sudah memeriksa rekaman CCTV yang kebetulan ada di dalam garasi rumah Mas Dion. Tak hanya itu, polisi juga sudah memeriksa beberapa saksi untuk dimintai keterangan atas kejadian hilangnya satu sepeda motor milik Mas Dion.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Dewa Putu Yoga Prima menjelaskan, pihaknya sudah memeriksa rekaman CCTV mulai pukup 01.00 sampai pukul 02.00. Kata dia, kejadian itu terjadi sekira pukul 01.34.

Ia menjelaskan, dalam rekaman CCTV itu juga jelas ada orang masuk dan membawa sepeda motor korban. Namun, ia belum memeriksanya secara detail. "Kami mohon waktu, tapi ini tim sudah bergerak ke lapangan. Kami akan usut tuntas kasus ini," katanya.

Dewa menjelaskan, selain itu, pihaknya juga sudah memeriksa beberapa saksi dalam kasus ini. Kata dia, saksi - saksi ini baru beberapa saja yang berkenan dimintai keterangan. Nah, pihaknya akan menuntaskan pemeriksaan saksi - saksi ini.

"Kami masih selidiki kasus ini. Mudah - mudahan bisa segera terungkap. Kami juga menghimbau kepada masyatakat Pasuruan untuk hati - hati dan selalu waspada. Karena maling bisa menyasar rumah siapa saja," pungkasnya. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved