Media Sosial

Biodata Penyebar Hoax Kerusuhan Pasca Pilpres2019 di Facebook, Istrinya Warga Kepanjen Malang

Penyebar hoax kerusuhan pasca Pilpres 2019 itu adalah pemilik akun Facebook bernama Antonio Banerra, Arif Kurniawan Radjasa.

Biodata Penyebar Hoax Kerusuhan Pasca Pilpres2019 di Facebook, Istrinya Warga Kepanjen Malang
TRIBUN JATIM/Istimewa
Arief Kurniawan, tersangka penyebar hoax Pilpres saat ditangkap Anggota Polda Jatim di kediamannya di Jalan Buncitan No 149, Sedati, Sidoarjo, Sabtu (6/4/2019) 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Penyebar hoax berupa ancaman akan terjadi kerusuhan seperti tahun 1998 pasca Pilpres 2019 jika salah satu pasagan Capres yang menang ditangkap polisi di Sidoarjo, Sabtu (6/4/2019).

Penyebar hoax kerusuhan  pasca Pilpres 2019 itu adalah pemilik akun Facebook bernama Antonio Banerra, Arif Kurniawan Radjasa.

Arif merupakan pria kelahiran Surabaya 36 tahun lalu.

Berdasarkan identitas sesuai KTP-nya, Arif ternyata warga yang berdomisili di Dusun Ngemplak Pagerwojo, Perak, Jombang.

Namun, saat ini Arif tinggal indekos di Jalan Buncitan No 149, Buncitan, Sedati, Sidoarjo.

Ia tinggal di sana bersama istrinya bernama Puji Astutik (32) warga Mojosari, Kepanjen, Malang.

Arema FC Vs Persebaya Surabaya, Final Ideal Piala Presiden 2019 Resmi Terwujud

Daftar Pemain Bintang Eks Persib Ramaikan Bursa Transfer Liga 2, Ada Pemain Naturalisasi Eks Arema

Setelah Jodipan, Kini Kampung Hijau, PT Indana Konsisten Kembangkan Pariwisata Berbasis Kampung

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunJatim.com, Arif sebelumnya berprofesi sebagai marketing salah satu produk TV Cable di Indonesia.

Namun, terhitung setahun sudah ia berhenti dari profesinya itu dan menganggur.

Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera mengatakan terduga pelaku ujaran kebencian itu ditangkap petugas di kosannya.

Arif, lanjut Barung, ditangkap oleh personelnya pukul 18.45 WIB, di kosannya Jalan Buncitan No 149, Buncitan, Sedati, Sidoarjo.

ia juga didampingi oleh istrinya hingga masuk ke ruang penyidikan di Gedung Subdit V Siber Polda Jatim.

"Saat proses penangkapan kami juga mengamankan barang bukti 2 ponsel merek Asus, Lenovo, Samsung tablet," tandasnya.

Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved