Malang Raya

Inilah Tanggapan BPBD Soal Isu Dan Potensi Gempa Bumi Di Kota Malang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang telah memberikan tanggapan soal potensi gempa bumi yang akan melanda Kota Malang.

Inilah Tanggapan BPBD Soal Isu Dan Potensi Gempa Bumi Di Kota Malang
Tribunnews.com
Ilustrasi

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang telah memberikan tanggapan soal potensi gempa bumi yang akan melanda Kota Malang. Isu adanya gempa bumi yang melanda Kota Malang khusunya Malang Raya memang telah santer terdengar sejak beberapa bulan yang lalu.

Berdasarkan pemetaan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menunjukkan, adanya potensi bencana geologi di Malang Raya.

Dari riset yang mereka sebutkan itu, skala kekuatan intensitas gempa bisa mencapai 4-5 magnitudo. Dalam studi lainnya, juga menemukan adanya tiga pertemuan sesar aktif di bawah bumi Jawa Timur. Hal ini menunjukkan tingkat kerawanan bencana khususnya gempa bumi tektonik patut mendapat perhatian serius.

Sekretaris BPBD Kota Malang, Tri Oky mengatakan, informasi ini cukup mengagetkan, karena selama ini warga Kota Malang tidak menyadari adanya potensi gempa di wilayahnya.

Menurutnya, masyarakat umum hanya mengetahui kalau potensi gempa lebih sering terjadi di selatan laut Jawa dan di area sekitar Gunung berapi.

“Ternyata di bawah Bhumi Arema yang kita pijak, tersimpan potensi gempa akibat perpanjangan sesar aktif di wilayah Bojonegoro dan Sidoarjo. Hal ini tentu menjadi perhatian khusus bagi kami,” terang Oky.

Sebagai institusi penyelenggara penanggulangan bencana, BPBD Kota Malang berkomitmen untuk memberikan pengetahuan dan edukasi kebencanaan. Hal ini diprioritaskan sebagai bentuk upaya meminimalkan risiko bencana.

Salah satu upaya yang akan dilakukan oleh BPBD Kota Malang ialah meningkat kerjasama dengan BPBD se-Malang Raya. "Upaya itu akan kami lakukan, salah satunya dengan memberi pemahaman gempa kepada masyarakat luas," ujarnya.

Tak hanya itu, BPBD Kota Malang tahun ini juga berencana membangun sistem pantauan getaran gempa di Kota Malang.

Alat tersebut bernama Seismometer yang akan mencatat setiap gerakan lempeng bumi baik yang kecil hingga besar.

Halaman
12
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved