Selebrita

Iwan Fals Beri Bocoran Tentang Identitas Calon Presiden yang Akan Dicoblos : Suka Kerja & Sederhana

Iwan Fals Beri Bocoran Tentang Identitas Calon Presiden yang Akan Dicoblos : Suka Kerja dan Sederhana

Editor: eko darmoko
Kompas.com
Iwan Fals 

SURYAMALANG.COM – Penyanyi sekaligus pencipta lagu, Iwan Fals, bakal menentukan pilihannya dalam Pilpes 2019, serta memberikan teka-teka ikhwal sosok pemimpin yang ia kagumi.

Seperti diketahui, ayah kandung mendiang Galang Rambu Anarki itu sering bungkam terkait pilihannya di Pilpres 2019.

Iwan Fals terkesan berada pada sisi abu-abu kepada calon presiden nomor 01 Jokowi - Maruf Amin ataupun calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Namun, kini Iwan Fals perlahan sudah memberikan bocorannya tentang siapa yang bakal dia coblos pada 17 April 2019 mendatang.

Bocoran ini disampaikan Iwan Fals melalui media sosial, Twitter pada Senin (8/4/2019).

Awalnya Iwan Fals memberikan komentar pada kampanye terbuka dua calon presiden (capres).

Jokowi dan Prabowo
Jokowi dan Prabowo (TribunJabar.com)

Ia mengunggah foto kampanye akbar Prabowo-Sandiaga.

Terlihat foto kampanye akbar Prabowo-Sandiaga yang usai diadakan di Gelora Bung Karno, Minggu (7/4/2019).

Dengan mengunggah foto tersebut, Iwan Fals memberikan pujian pada kampanye Prabowo-Sandiaga.

“Wuiiih luar biasa ya, kayak salju (emotikon jempol),” tulis Iwan Fals dikutip TribunJakarta.com.

Selain itu, Iwan Fals juga memberikan komentar untuk Jokowi-Maruf Amin.

Jokowi-Maruf Amin berkampanye dengan tema 'karnaval Indonesia Satu' di Banten, Minggu (7/4/2019) sore.

Iwan Fals juga turut mengunggah foto kampanye Jokowi-Maruf yang juga memberikan komentar atas foto tersebut.

“Wuiiih indah ya, warna warni kayak bunga ditaman, beragam...pisss (emotikon peace),” tulis Iwan Fals.

Setelah mengunggah kedua gambar itu, Iwan lalu kembali mencuitkan soal pilihannya.

Pelantun lagu Oemar Bakrie ini mengatakan dirinya akan membuka pilihannya pada 15 April 2019 atau dua hari sebelum coblosan.

Iwan Fals lalu memberikan kisi-kisi soal pemimpin yang akan dipilihnya nanti.

Sosok tersebut menurut Iwan Fals sukses membuatnya jatuh cinta setiap saat.

“Oh ya ada yang nanya ada apa dengan tanggal 15042019.

Insyaallah tanggal itu adalah tanggal keramat, tanggal saya tentukan seorang pemimpin, yang senang bekerja, anggun, berwibawa dan tentu saja sederhana, juga pandai menata.

Aku jatuh cinta padanya, setiap saat,” tulis Iwan Fals.

Galang Rambu Anarki
Galang Rambu Anarki (Instagram)

Di Balik Lagu Berjudul Galang Rambu Anarki

Iwan Fals dikenal sebagai musisi lintas generasi.

Banyak lagu-lagunya yang dikenal di masyarakat.

Di antaranya adalah lagu berjudul Galang Rambu Anarki.

Rasanya lagu itu sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia.

Lagu yang diciptakan Iwan Fals itu bercerita tentang keresahan orang tua tentang harga bahan pokok yang mahal pada tahun 1980-an.

Lebih jauh lagi tentang judul lagu tersebut.

Galang Rambu Anarki adalah nama dari anak sulung Iwan Fals yang sudah berpulang ke hadapan Illahi.

Galang Rambu Anarki lahir pada 1 Januari 1982.

Galang meninggal pada 25 April 1997 di usia 15 tahun.

Melansir dari TribunStyle.com, ada dua versi terkait penyebab meninggalnya Galang.

Namun menurut penuturan keluarga, almarhum meninggal karena penyakit asma akut yang dideritanya.

Kepergian Galang tentunya memberi duka mendalam bagi Iwan Fals.

Terdapat momen begitu memilukan saat Iwan Fals memandikan jenazah almarhum.

Kalimat yang diucapkan Iwan berkali-kali adalah :

“Galang, kamu sudah selesai, Papa yang belum, Lang. Kamu sudah selesai, Papa yang belum.”

Setelah Galang tidak ada, sang maestro menjadi semakin menghargai tanggung jawabnya sebagai seorang ayah.

Semasa hidupnya, Galang Rambu Anarki merupakan sosok ‘pemberontak’.

Dirinya tidak ingin menikmati angin segar di atas nama besar ayahnya.

Sebagaimana dilansir Tribun Timur, pernah suatu ketika Galang ingin bisa mengendarai mobil.

Namun dirinya tidak bisa menyetir dan belum punya SIM.

Alhasil Galang nekat mengendarai mobil dari Jakarta ke Bali.

Dia juga memutuskan keluar dari SMP Pembangunan Jaya di Bintaro yang kala itu adalah sekolah termahal di ibu kota.

Galang lebih memilih bermusik.

Bahkan saat itu dia ingin menikah.

Dalam benaknya, dengan dirinya berkecimpung di dunia musik maka istrinya akan ternafkahi.

Di balik segala sikap Galang yang membuat Iwan kewalahan, ternyata dirinya merupakan anak yang tak suka hura-hura.

Dirinya minta uang hanya untuk ongkos ke sekolah.

Sedangkan untuk belanja, dia tak punya biaya.

Di usia masih sangat muda, Galang mampu membentuk band Bernama Bunga.

Dirinya menjadi gitaris.

Sebelum ajal menjemput, Galang dan band-nya sempat mengeluarkan album.

Galang Rambu Anarki bersama band 'Bunga'
Galang Rambu Anarki bersama band 'Bunga' (istimewa.)

Jadi Trendsetter

Kendati menjadi sosok remaja yang cuek, nyatanya Galang sempat menjadi trendsetter bagi orang-orang seusianya.

Dalam sebuah perbincangan di forum online, seorang netizen menjelaskan Galang kerap mengenakan kaus bertulis ‘Dosa Dosa Dosa’.

Tempat nongkrong langganannya adalah di Pondok Indah Mall.

Saat masih hidup, Galang kerap memakai kalung kawat.

Banyak kalangan anak muda yang meniru gayanya.

Kini 20 tahun berselang semenjak kepergian Galang.

Sosoknya memang sudah tiada.

Namun, nama dan karya-karyanya akan tetap dikenang selamanya.

ARSIP - Kedatangan Ratna Sarumpaet, salah satu tokoh Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) sekitar pukul 13.30 WIB, Minggu (16/9/2018) mendapatkan penolakan dari sejumlah warga Batam.
ARSIP - Kedatangan Ratna Sarumpaet, salah satu tokoh Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) sekitar pukul 13.30 WIB, Minggu (16/9/2018) mendapatkan penolakan dari sejumlah warga Batam. (KOMPAS.COM/ HADI MAULANA)

Pujian Iwan Fals Kepada Ratna Sarumpaet, Tapi . . .

Iwan Fals ikut berkomentar terkait kasus yang dialami aktivis Ratna Sarumpaet.

Penyanyi lagu Bento itu mengapresiasi sikap Ratna Sarumpaet atas pengakuan dan permintaan maaf dirinya terkait kebohongan publik yang telah ia lakukan.

Hal itu ia tulis dalam akun Twitter miliknya @iwanfals pada Rabu (3/10/2018)

"mengakui kesalahan dan minta maaf, itu hebat...apalagi tidak mengulanginya lagi..." Tulis Iwan Fals.

Ia juga mengatakan jika sebaiknya Ratna Sarumpaet tidak mengulangi kesalahan yang sama kembali.

Sebelumnya, Kebohongan Ratna Sarumpaet terungkap setelah ia melakukan konfrensi pers pada Rabu (3/10/2018) kemarin.

Dalam konferensi pers tersebut, ia mengaku bahwa kabar pengeroyokan atas dirinya yang sempat viral sebelumnya adalah bohong.

Kebohongan itu diakui Ratna yang mengaku lebam pada wajahnya bukan diakibatkan pengeroyokan namun akibat operasi plastik yang ia lakukan.

Pengakuan Ratna Sarumpaet ini menjadi perbincangan khalayak ramai, tak terkecuali para figur publik yang ikut berkomentar atas kasus ini.

Sebelum mencuit tentang pujian bagi Ratna Sarumpaet, Iwan Fals sebelumnya membagikan link berita terkait permintaan maaf Prabowo Subianto.

Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto berbicara sebagai keynote interviewee di acara “The World in 2019” Gala Dinner yang digelar oleh Majalah The Economist di Hotel Hyatt, Singapura, Selasa (27/11).The Economist
Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto berbicara sebagai keynote interviewee di acara “The World in 2019” Gala Dinner yang digelar oleh Majalah The Economist di Hotel Hyatt, Singapura, Selasa (27/11).The Economist (The Economist)

Permintaan Maaf Prabowo

Prabowo Subianto meminta maaf lantaran dirinya ikut membela Ratna Sarumpaet dan membenarkan jika Ratna Sarumpaet telah dianiyaya.

Dilansir dari Wartakota.com dalam artikel "Musisi Iwan Fals Puji Sikap Prabowo Subianto dan Ratna Sarumpaet Hebat" Kamis (4/10/2018) Ratna Sarumpaet merupakan salah satu anak buah yang menjabat sebagai juru kampanye dalam Pilpres 2019 nanti.

Oleh karena itu, Prabowo Subianto ikut membela atas kasus yang dialami Ratna Sarumpaet.

Ia kemudian meminta maaf kepada semua pihak terkait kebohongan yang telah dilakukan Ratna Sarumpaet

"Begini, kita berpikir positif. Saya bersyukur ini tidak terjadi dan saya di depan rakyat Indonesia saya meminta maaf, tapi saya tidak merasa bersalah, jika saya agak grasak-grusuk, namanya baru belajar tim saya ini baru berapa bulan, tapi tidak ada alasan ya kalau salah tetap salah," ujar Prabowo Subianto saat jumpa pers di kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018) malam.

Prabowo Subianto juga mengaku jika dirinya akan bertanggung jawab terkait kasus anak buahnya tersebut.

"Iya saya pemimpinnya, saya akan bertanggung jawab. Jadi saya di sini atas nama pribadi dan sebagai pimpinan daripada tim kami. Saya minta maaf kepada publik bahwa saya telah ikut menyuarakan sesuatu yang belum diyakini kebenarannya," tutur Prabowo Subianto.

Pada kesempatan itu juga, posisi Ratna Sarumpaet sebagai juru kampanye nasional Prabowo - Sandi juga ikut dicabut.

Ia mengatakan jika Ratna Sarumpaet harus mengundurkan diri secepatnya.

"Dengan demikian saya ingin tegaskan, pertama bahwa saya telah meminta ibu Ratna Sarumpaet mengundurkan diri dari badan pemenangan dan beliau telah lakukan itu sudah ada suratnya," ucap Prabowo Subianto.

Dan mengenai proses hukum, Prabowo Subianto juga mengambil keputusan tegas.

Ia menyerahkan masalah Ratna Sarumpaet ini kepada pihak berwajib.

"Kedua juga persilahkan kalau ada proses hukum yang harus dilaksanakan, beliau harus bertanggung jawab. Saya kira demikian intinya. Kami juga tidak bisa mentolerir berita bohong, oleh karena itu kami tegas kalau ada tim kami yang berbohong akan kami tindak dan kami bahkan akan minta aparat untuk lakukan penindakan sesuai dengan hukum," kata Prabowo Subianto.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved