Kabar Nganjuk

Jalan Rusak Di Kabupaten Nganjuk Segera Diperbaiki, Janji Bupati Novi Rahman

Target perbaikan sampai tahun 2021 secara menyeluruh mencakup jalan yang rusak sudah diperbaiki semuanya. Mulai tahun ini juga sudah mulai diperbaiki.

Jalan Rusak Di Kabupaten Nganjuk Segera Diperbaiki, Janji Bupati Novi Rahman
suryamalang.com/Didik Mashudi
Salah satu titik jalan daerah di Kelurahan Kramat, Kabupaten Nganjuk yang kondisinya rusak parah, Rabu (10/4/2019).

SURYAMALANG.COM, NGANJUK - Jalan rusak di Kabupaten Nganjuk yang sempat dikeluhkan masyarakat segera mendapatkan perbaikan. Banyaknya titik jalan rusak ini telah memicu penyebab kecelakaan yang merengut korban.

Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat menyebutkan, kerusakan jalan yang ada di Kabupaten Nganjuk bakal segera diperbaiki.

"Kami telah membuat progam pembangunan untuk lima tahun kedepan. Salah satu prioritasnya infrastruktur, Insya Allah pada 2021 seluruh jalan di Kabupaten Nganjuk yang rusak sudah diperbaiki seluruhnya," ungkap Novi Rahman Hidayat saat memberangkatkan Pawai Budaya, Rabu (10/4/2019).

Target perbaikan sampai tahun 2021 secara menyeluruh mencakup jalan yang rusak sudah diperbaiki semuanya. Mulai tahun ini juga sudah mulai dilakukan perbaikan.

Janji Bupati Nganjuk memperbaiki jalan rusak disambut aplaus warga yang menyaksikan pemberangkatan Pawai Budaya.

Bupati juga menyebutkan prioritas kedua menyangkut pembangunan sumber daya manusia (SDM). Diharapkan dengan SDM yang bagus dapat mendorong Kabupatan Nganjuk yang berdaya saing tinggi dan tidak kalah dengan kabupaten lainnya. Prioritas ketiga menciptakan kemandirian ekonomi yang akan dilakukan secara bersama-sama.

Sebelumnya Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi menyebutkan, pemerintah daerah telah mengalokasikan 30 persen dana APBD Nganjuk 2019 untuk perbaikan infrastruktur, termasuk perbaikan jalan rusak di jalur pedesaan.

Diungkapkan, banyaknya jalan rusak di pedesaan Kabupaten Nganjuk karena dilalui proyek strategis nasional seperti pembangunan jalan tol. "Pembangunan jalan tol ini dampaknya banyak jalan di pedesaan yang rusak," ungkapnya.

Akibatnya jalan pedesaan sering dilalui truk bertonase besar pengangkut material.

Saat ini proyek strategis nasional yang melalui wilayah Nganjuk masih tiga lagi yakni Waduk Semantok, jalur KA dobel trak dan Jalan Tol Kertosono - Kediri.

"Kami masih berupaya mengurangi risiko jalan rusak akibat dampak proyek strategis nasional," ungkapnya.

Diakuinya, akibat jalan rusak di pedesaan juga mengganggu perekonomian masyarakat. "Kami telah mengusulkan kepada Kementerian PUPR supaya kontraktor yang menangani proyek ikut bertanggungjawab memperbaiki," harapnya.

Sementara Suparman (50), salah satu warga menyambut baik rencana Pemkab Nganjuk memperbaiki jalan rusak. Karena selain sudah parah, sudah dua tahun terakhir masih belum ada pembenahan.

Malahan di sejumlah titik jalan yang rusak dibiarkan sampai benar-benar parah rusaknya. Kerusakan jalan ini telah menyebabkan insiden kecelakaan pengendara sepeda motor.

Dia mencontohkan di jalan wilayah Sukomoro, sudah belasan kali terjadi kecelakaan pengendara sepeda motor akibat jalan berlubang. Rata-rata kejadiannya malam hari, korbannya pengendara sepeda motor matic. "Ada yang luka ringan sampai parah," ungkapnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved