Kabar Surabaya

Video Porno Kepala Dinas di Bojonegoro Selingkuh dengan Kepala Dinas Kota Pasuruan Dibongkar Istri

Video selingkuh Kepala Dinas itu terbongkar ketika istri IS, Titik Purnomosasi (52) melihat sendiri rekaman video porno itu dari ponsel suaminya

Video Porno Kepala Dinas di Bojonegoro Selingkuh dengan Kepala Dinas Kota Pasuruan Dibongkar Istri
IST
ILUSTRASI -Video Panas perselingkuhan Kepala Dinas di Bojonegoro dengan Kepala Dinas perempuan di Kota Pasurauan terbongkar sang istri. Istri melapor ke Polda Jatim 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Perilaku dua Kepala Dinas di dua kabupaten/kota berbeda di Jatim ini sungguh keterlaluan karena ketahuan berselingkuh lewat rekaman video porno dalam ponsel.

Kepala Dinas di Bojonegoro (IS) dilaporkan karena selingkuh dengan seorang perempuan lain yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas di Kota Pasuruan (NW) dengan bukti video porno perbuatan perselingkuhan mereka.

Perselingkuhan yang direkam dalam ponsel itu terbongkar ketika istri IS, TP (52) melihat sendiri rekaman video porno itu dari ponsel suaminya.

"Saya menemukan video porno (Antara IS dan NW) di Handphone suami saya, kejadiannya sekitar 9 bulan yang lalu. Selama ini saya diam saja sempat diancam," ungkap TP di Mapolda Jatim, Kamis (11/4/2019).

Jalan Tol Pandaan Malang Akan Diresmikan dan Dibuka Gratis untuk Umum, Presiden Jokowi Akan Hadir

Tindakan Anang Hermansyah Kena Prank Ashanty, Bikin Polisi Khawatir Hingga Memberi Pesan Khusus

Hotman Paris Siap Sumbang Gajinya Untuk Audrey: Semua Akan Saya Sumbangkan Untuk Perlawanan Hukum

TP (52) melaporkan suaminya (IS) ke Ditreskrimum Polda Jatim.

Dia melaporkan suaminya yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai surat laporan nomor polisi LPB/234/III/UM/JATIM/ Kamis (21/3/2019) tentang perkara perzinahan dan kekerasan psikis dalam rumah tangga di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim.

Titik mengatakan dugaan perselingkuhan suaminya dengan Kepala Dinas Sosial Kota Pasuran sudah terjadi tahun lalu mulai Januari dan Februari 2018.

Ia sendiri mengetahui suaminya selingkuh pada Juli 2018.

Korban sempat diancam oleh suaminya supaya tidak mempermasalahkan perselingkuhannya tersebut.

Akan tetapi, justru suaminya mengajukan cerai pada April 2019.

Halaman
1234
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved