Rumah Politik Jatim

Bawaslu Kota Malang Gagal Temui Nasir, Dijadwalkan Kembali 29 April

Dua petugas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Malang tidak bisa menemui Menteri Ristekdikti, Prof M Nasir di Jakarta

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Dua petugas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Malang tidak bisa menemui Menteri Ristekdikti, Prof M Nasir di Jakarta pada Jumat (12/4/2019).

Nasir tidak bisa memenuhi permintaan Bawaslu Kota Malang karena sedang berada di luar Kota.

Seyogianya, Bawaslu Kota Malang akan mengkonformasi M Nasri atas dugaan kampanye terselubung yang ia lakukan di Universtias Brawijaya beberapa waktu lalu.

Pertemuan itu dijadwalkan di Kantor Bawaslu RI,  DKI Jakarta.

“Pak Nasir tidak bisa datang karena berada di luar kota. Kemarin sekretarisnya sudah menemui kami,” ujar Koordinator Divisi Sengketa Bawaslu Kota Malang, Rusmi Fahrizal Rustam, Sabtu (13/4/2019).

Namun Rustam mengatakan kalau M Nasir akan memenuhi pertemuan pada 23 April 2019 dit empat yang sama yakni kantor Bawaslu RI.

Rencananya pertemuan itu akan dimulai pukul 14.00 WIB.

Meski pemanggilan dilakukan usai proses Pemilu, menurutnya dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan di Kota Malang itu masih akan terus dilakukan.

Berdasarkan Perbawaslu Nomor 7 Tahun 2018 dijelaskan, penanganan pelanggaran dapat dilakukan selama 14 hari kerja setelah sejak didaftarkannya perkara.

“Masa kadaluarsa kasus ini pada 29 April 2019. Artinya masih ada waktu untuk menindak,” papar Rusmi.

Sebelumnya, Menristekdikti M. Nasir diduga melakukan pelanggaran Pemilu saat mengisi kuliah tamu UB pada 27 Maret 2019 lalu.

Dugaan itu muncul saat ramai diperbincangkan oleh para mahasiswa di media jejaring sosial sesaat sesudah adanya kegiatan tersebut.

Berdasarkan laporan yang didapat, kuliah tamu yang berlangsung di Gedung Samantha Krida dengan tema Kebijakan kementerian menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 itu memuat ajakan memilih salah satu calon presiden.

Penulis: Benni Indo
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved