Nasional

Dengan Iming-iming Imbalan Rp 200.000, 2 Siswi SMP Dipaksa Layani 1 Pria Dewasa

Polisi membongkar prostitusi anak yang melibatkan siswi SMP di Ambon. 2 siswi SMP dipaksa melayani 1 pria dewasa.

Dengan Iming-iming Imbalan Rp 200.000, 2 Siswi SMP Dipaksa Layani 1 Pria Dewasa
Instagram
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM - Polisi membongkar prostitusi anak yang melibatkan siswi SMP di Ambon.

Diduga prostitusi ini  melibatkan oknum anggota TNI di Ambon.

Dilansir dari Kompas.com, oknum anggota TNI itu kabur usai terbongkarnya kasus ini.

Kepala Penerangan Kodam XVI Pattimura Kolonel Arm Sarkistan Sihaloho membenarkan hal tersebut kepada Kompas.com saat dikonfirmasi, Rabu (10/4/2019).

Kasus tersebut terungkap setelah polisi membongkar kasus penjualan anak dengan menangkap perempuan berinisial SH alias Ocah (25) pada 9 April 2019.

Saat itu polisi menemukan korban berinisial NR (15) dan DA (14) yang masih berstatus siswi SMP di Kota Ambon.

Berikut ini sejumlah fakta yang dihimpun dari pengungkapan kasus prostitusi anak. 

1. Anggota TNI kabur usai kasus prostitusi anak terbongkar

Anggota TNI berinisial Serda HE diduga menjadi pelaku dalam kasus prostitusi yang melibatkan dua siswi SMP.

Serda SE adalah anggota Perhubungan Kodam (Hubdam) yang bertugas di Perhubungan Korem (Hubrem) Korem 151 Binaya.

Halaman
1234
Editor: Zainuddin
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved