Selasa, 28 April 2026

Malaysia

Usai Salat Subuh, Jamaah Kaget Ada Kain Kafan Berdarah di Pintu Masjid

Jamaah Masjid As Syakirin di Pasir Puteh, Bachang, Melaka, Malaysia, gempar gara-gara ada mayat bayi di pintu masuk masjid, Selasa (16/4/2019) dini ha

Editor: yuli
bharian.com.my
BAYI DIBUANG - Kondisi bayi yang ditemukan telah meninggal dunia di Masjid As-Syakirin, Pasir Puteh, Bachang, Melaka, Malaysia. 

SURYAMALANG.COM - Jamaah Masjid As Syakirin di Pasir Puteh, Bachang, Melaka, Malaysia, gempar gara-gara ada mayat bayi di pintu masuk masjid, Selasa (16/4/2019) dini hari.

GOOGLE STREET VIEW - Masjid As Syakirin di Pasir Puteh, Bachang, Melaka, Malaysia

Channel News Asia mengabarkan, temuan bayi itu bermula ketika perempuan bernama Zain Baba sampai di pintu masuk Masjid As Syakirin pukul 05.30 waktu setempat untuk salat subuh.

Namun, dia menemukan kain putih terikat yang dikiranya sebagai kain kafan biasa.

"Setelah salat, saya dan perempuan lain memberi tahu pada pria di masjid soal bungkusan kain putih," katanya.

"Mereka terkejut ketika menemukan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dalam bungkusan tersebut," ujarnya.

Setelah itu, para warga segera menghubungi pihak berwenang. Menurut Kepala Polisi Distrik Melaka Tengah, Afzanizar Ahmad, bayi tersebut baru saja dilahirkan.

Dia mengatakan, tali pusar bayi masih melekat dan terdapat sisa-sisa darah pada bagian hidungnya.

Selain itu, terdapat luka memar pada wajah bayi termasuk hidungnya.

Setelah melakukan penyelidikan, seorang perempuan berusia 20 tahun yang diyakini sebagai ibu dari bayi itu telah ditahan.

Dia ditangkap di rumahnya, Lorong Haji Nyonya, Kampung Pasir Puteh, Bachang. 

Lokasi kampung itu hanya sekitar 40 meter atau 1 menit jalan kaki ke area Masjid As Syakirin.

Bayi itu diketahui tak lagi bernapas di rumah, baru kemudian ditinggalkan di masjid.

"Kantor polisi Malik menerima telepon soal temuan tersebut pada pukul 06.45," kata Afzanizar.

" Bayi itu meninggal dunia sekitar dua jam sebelum ditemukan," imbuhnya. kompas.com

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved