Pilpres 2019

Kiai Kampung Jawa Timur Sujud Syukur Hasil Quick Count Tunjukkan Keunggulan Jokowi-Ma'ruf Amin

Forum Komunikasi Kiai Kampung (FK3JT) dan Presidium Nasional Jaringan Kerja (Jangkar) Jokowi mensyukuri hasil sementara dari hitung cepat.

Kiai Kampung Jawa Timur Sujud Syukur Hasil Quick Count Tunjukkan Keunggulan Jokowi-Ma'ruf Amin
Ist
Perwakilan Forum Komunikasi Kiai Kampung (FK3JT) dan Presidium Nasional Jaringan Kerja (Jangkar) Jokowi di Jawa Timur saat Sujud Syukur. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Forum Komunikasi Kiai Kampung (FK3JT) dan Presidium Nasional Jaringan Kerja (Jangkar) Jokowi mensyukuri hasil sementara dari hitung cepat atau quick count Pilpres dari beberapa lembaga survei. Dimana hasilnya menunjukkan pasangan Capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin unggul dari pasangan Capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi.

Sebagai bentuk rasa syukurnya, mereka pun melakukan sujud syukur karena ikhtiarnya untuk ikut memperjuangkan memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin membuahkan hasil.

Sekretaris Forum Komunukasi Kiai Kampung (FK3JT) jatim, Mas Muhammad Maftuch mengatakan, Kiai Kampung dan Presidium Jangkar Jokowi telah menyumbangkan 11 juta suara untuk Jokowi-KH Ma'ruf Amin di Jawa Timur.

"Kami sujud syukur ini sebagai bentuk ungkapan bahagia atas kemenangan Jokowi-Amin. Dari hasil quick count sudah unggul dengan margin eror sekitar 3 persen. Hasilnya (real count KPU) dari pengalaman yang lalu, biasanya tidak beda jauh," katanya usai melakukan sujud syukur, Kamis (18/4/2019).

Walaupun sudah unggul, pihaknya berharap untuk pendukung 01 tidak melakukan euforia secara berlebihan. Sedangkan pendukung 02 juga harus menerima dengan legowo atas hasil quick count nasional yang telah dikeluarkan oleh lembaga survei.

"Ini adalah kompetisi, yang menang kami berharap euforianya jangan berlebihan dan yang kalah untuk legowo atas hasilnya," ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya menyakini bahwa hasil perolehan 11 juta suara ini didapatkan dari gerakan kiai kampung dan Presidium Jangkar Jokowi melakukan door to door.

Sebanyak 570 kiai yang menjadi koordinator lapangan di Kabupaten/Kota di Jatim sangat aktif dilakukan.

"Kita instruksikan untuk terus bergerak sejak pertemuan beberapa minggu yang lalu di Surabaya. Kiai Kampung telah merapatkan barisan dan melakukan gerakan door to door," jelasnya.

Menurut Gus Maftuch, gerakan itu terbukti di Surabaya dan Banyuwangi yang hampir unggul 70 persen. "Ini terbukti di Surabaya dan Banyuwangi Pak Jokowi dan KH Ma'ruf Amin menang telak hampir 70 persen," pungkasnya.

Sementara, Ketua IV Presidium Nasional Jangkar Jokowi, Muhammad Ismail Busro mengungkapkan hal yang sama.

"Alhamdulillah, kerjasama bersama Kiai kampung dan Jangkar Jokowi berjalan dengan kompak dan sinergi di lapangan pun berjalan baik. Sehingga bisa menyumbangkan buat Jatim 11 juta suara dan 400 ribu suara di Surabaya," katanya.

Setelah Pilpres, Ismail mengimbau pada masyarakat untuk dapat kembali fokus beraktivitas seperti sedia kala. "Kami pun siap kembali ke masyarakat. Tidak ada 01 atau 02, yang ada semua adalah saudara," pungkasnya. 

Editor: Achmad Amru Muiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved