Kabar Nusa Tenggara Timur

Cinta Terlarang Siswi SMA & Sopir Serabutan Berujung Pahit, Tinggal Serumah & Berbuat Kelewat Batas

Cinta Terlarang Siswi SMA dan Sopir Serabutan Berujung Pahit, Tinggal Serumah dan Berbuat Kelewat Batas

Cinta Terlarang Siswi SMA & Sopir Serabutan Berujung Pahit, Tinggal Serumah & Berbuat Kelewat Batas
Tokopedia
Kisah cinta terlarang siswi SMA dan sopir serabutan berujung pahit (ILUSTRASI) 

SURYAMALANG.COM – Kisah cinta terlarang antara siswi SMA dengan sopir serabutan berujung pahit. Mereka sudah terlanjur berbuat kelewat batas. Hidup mereka sudah seperti sepasang suami istri.

Siswi SMA termakan cinta buta, ia rela melakukan hubungan intim dengan sopir serabutan dan menginap selama dua minggu.

Gadis ABG yang berstatus sebagai siswi SMA diketahui menginap di rumah pacarnya selama dua minggu dan mengaku sudah melakukan hubungan intim alias bercinta.

Siswi SMA ini sebut saja bernama Jelita, berusia 16 tahun berasal dari Kota Kupang, sedangkan pacarnya bernama Tonci Nuban berusia 19 tahun.

Viral di Facebook, Maling Celana Dalam & Bra Berdoa Sebelum Mencuri, Pria Ini Ternyata Telanjang

VIDEO VIRAL 4 Pemuda Kejang-kejang Akibat Keracunan Kopi Keliling di Pinggir Jalan, Mulutnya Berbusa

Terkuaknya kasus persetubuhan dengan gadis di bawah umur ini terkuak setelah Jelita ditemukan berada di rumah kakak pelaku, Tonci Nuban pada Senin (15/4/2019).

Rumah kakak pelaku berada di Desa Mata Air, Kupang.

Usai ditemukan di rumah tersebut, pihak keluarga Jelita langsung melaporkan kasus persetubuhan yang dilakukan Tonci Nuban kepada Jelita.

ILUSTRASI
ILUSTRASI (Instagram)

Sekedar diketahui, Tonci Nuban adalah sopir serabutan jurusan Oebufu-Kupang, sedangkan Jelita adalah siswi kelas XI di sebuah SMK (SMA sederajat) di Kota Kupang.

“Setelah dari Polres Kupang Kota kami lapor di Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) karena pencabulan itu dilakukan di wilayah Kabupaten Kupang. Sudah visum (korban) tapi kami belum ambil hasilnya,” kata kakek korban, Yakob Ndiy (65) ketika ditemui di kediamannya di Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Kamis (18/4/2019) siang.

Laporan tersebut telah diterima Polda NTT dengan nomor laporan polisi LP/B/131/IV/2019 pada 15 April 2019 dengan laporan dugaan persetubuhan anak di bawah umur.

Halaman
1234
Editor: eko darmoko
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved