Kabar Trenggalek

UNBK Hari Pertama Lancar, Plt Bupati Trenggalek Pantau Pelaksaan UNBK SMP Di Tiga Sekolah

Plt Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin memantau hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer di tiga Sekolah Menengah Pertama.

UNBK Hari Pertama Lancar, Plt Bupati Trenggalek Pantau Pelaksaan UNBK SMP Di Tiga Sekolah
suryamalang.com/Aflahul Abidin
Plt Bupati Trenggalek Muchammad Nur Arifin (baju biru) menilik pelaksanaan UNBK SMP, Senin (22/4/2019). Tiga sekolahan yang dipantau, yakni SMPN 1 Trenggalek, SMPN 1 Pogalan, dan SMPN 1 Durenan Trenggalek. 

SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK - Plt Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin memantau hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer di tiga Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri, Senin (22/4/2019). Tiga SMP yang dikunjungi yakni SMPN 1 Trenggalek, SMPN 1 Pogalan, dan SMPN 1 Durenan.

Berpakaian kasual, pria yang akrab disapa Gus Ipin itu menilik pelaksanaan di tiap-tiap ruang kelas ujian. Pelaksanaan UNBK di tiga sekolah yang didatangi terpatau lancar.

“Kami sudah cek satu minggu sebelumnya. Sistem sudah dibersihkan semua. Artinya, tidak mungkin ada kecurangan. Jaringan internet tidak ada problem. Masalah nge-lag juga sudah tidak ada. Semuanya aman,” katanya.

Di SMPN 1 Trenggalek, dikatakan Gus Ipin, misalnya ada sekitar 160 komputer dan laptop yang dipakai untuk ujian untuk empat ruang. Mayoritas komputer dan laptop yang dipakai adalah inventaris sekolah. Sementara beberapa laptop milik siswa.

Soal efisiensi pelaksanaan UNKB SMP tahun ini, kata Gus Ipin, telah memenuhi syarat dan lebih baik ketimbang pelaksanaan tahun sebelumnya. Salah satu tolok ukurnya, di beberapa sekolah kloter pelaksanaan UNBK diperpendek.

Di SMPN 1 Trenggalek misalnya, ungkap Gus Ipin, pelaksanaan UNBK saat ini hanya dibagi menjadi dua kloter. Pada tahun sebelumnya, pelaksanaannya terbagi dari tiga kloter.

Kepala SMPN 1 Trenggalek, Imam Asrori mengatatakan, pihaknya telah menyiapkan secara matang pelaksanaan UNBK agar berjalan lancar. Soal prasarana, sekolah itu menyediakan tiga komputer cadangan untuk tiap-tiap kelas. Jadi, ada 12 komputer yang siap dipakai siswa jika terjadi masalah pada perangkat yang mereka gunakan.
“Semuanya sudah disiapkan,” tutur Imam.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved