Kabar Surabaya

Direksi Dan Manajemen Pertamina Sidak Lapangan Untuk Pastikan Operasional Sesuai Aspek HSSE

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memastikan operasional di lokasi, selalu mengedepankan aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment).

Direksi Dan Manajemen Pertamina Sidak Lapangan Untuk Pastikan Operasional Sesuai Aspek HSSE
suryamalang.com/Sri Handi Lestari
Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia PT Pertamina (Persero), Ignatius Tallulembang saat bersalaman dengan warga di kampung binaan Pertamina MOR V di Jambangan, Surabaya, Selasa (23/4/2019). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia PT Pertamina (Persero), Ignatius Tallulembang bersama Tim Manajemen dari Kantor Pusat dan Pertamina MOR V melakukan Management Walkthrough (MWT) ke area operasi Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Surabaya Group, Selasa (23/4/2019).

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memastikan operasional di lokasi, selalu mengedepankan aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment).

"Seperti diketahui, TBBM Surabaya Group meraih penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan," kata Rustam Aji, Unit Manager Communications and CSR Pertamina MOR V Jatim, Bali, Nusra, mengawali acara.

Proper Emas diberikan oleh kepada perusahaan yang dinilai telah melakukan pengelolaan lingkungan serta melibatkan masyarakat secara berkelanjutan, sekaligus berkomitmen dan konsisten berpihak terhadap, menjunjung etika bisnis disertai tanggung jawab terhadap masyarakat.

Kunjungan ini juga dilakukan sebagai bentuk komitmen Direksi untuk memberi apresiasi dan semangat kepada Pekerja, terhadap pencapaian kinerja perusahaan di tahun 2018, agar dapat mempertahankan dan meningkatkannya di tahun 2019.

Selain kunjungan ke TBBM Surabaya Group, Ignatius Tallulembang juga melakukan tinjauan ke lokasi Program Corporate Social Responsibility (CSR) dari TBBM Surabaya Group di Kampung Pejabat (Pusat Ekonomi Jambangan Hebat).

"Program CSR yang diimpelementasikan sejak tahun 2017 ini merupakan program yang difokuskan kepada pengembangan UMKM agar dapat mandiri dan meningkatkan usaha ekonomi kreatif," jelas Rustam.

Kampung Pejabat merupakan sebagai salah satu contoh lokasi pengembangan ekonomi kreatif yang didorong oleh Pertamina untuk dapat menciptakan kelompok usaha ekonomi kreatif sehingga masyarakat lebih mandiri dan dapat meningkatkan kesejahteraannya.

Untuk lebih mengembangkan potensi masyarakat di Kampung Pejabat, Pertamina memberikan bantuan Sarana Pengembangan Ecoriparian Kampung Pejabat dan bantuan Program Keanekaragaman Hayati Pejabat.

Bantuan sarana pengembangan diantaranya berupa perlengkapan untuk UKM, pencacah sampah, dan taman edukasi pengelolaan sampah.

Sedangkan bantuan Program Keanekaragaman Hayati antara lain adalah sarana vertical garden, bibit burung beserta sarana pemeliharaannya, serta bibit tanaman produktif. Di waktu dan lokasi yang sama, dilangsungkan juga Pasar Murah BUMN, berupa 1.500 paket Sembako murah.

“Pertamina sebagai salah satu BUMN senantiasa berkomitmen untuk menjalankan salah satu perannya yang turut aktif memberikan bimbingan dan bantuan kepada pengusaha kecil dan menengah, koperasi, dan masyarakat," jelas Ignatius Tallulembang.

Dalam rangka mewujudkan peran tersebut Pertamina senantiasa berkomitmen menjalankan fungsinya melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan sebagai salah satu program penggerak kesejahteraan dan pemerataan ekonomi bagi masyarakat di sekitar areal operasi Pertamina.

Kedepan Ignatius berharap bahwa bantuan yang diberikan dan juga program CSR yang telah dicanangkan dapat memberikan dampak yang positif terhadap masyarakat di sekitar areal operasi Pertamina.

"Semoga dengan adanya bantuan yang diberikan dapat meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup dari masyarakat, khususnya di sekitar area operasi Pertamina," tandas Ignatius.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved