Malang Raya

SMK Tak Berstandar Diberi Waktu Dua Tahun Berbenah

Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, Hamid Muhammad memberikan waktu ke SMK yang tidak mempunyai standar untuk berbenah.

Katanya, pihaknya tidak membatasi pendirian SMK baru.

Tetapi kalau membangun SMK harus memenuhi standar sesuai permendikbud tersebut.

Disitu sudah jelas kalau membangun SMK harus studi kelayakan, berapa potensi siswanya.”

Jika membuka jurusan juga harus memperhatikan kompetensi gurunya. 

Kedua, fasilitas belajar, sarana prasarana harus diperhatikan.

“Jangan sampai sampai gak ada ruang praktiknya.”

“Bukan SMK namanya serta punya partner industri untuk magang siswanya,” kata Hamid.

Sedang bagi SMK yang masih ada saat ini juga bisa mengevaluasi jurusan yang sudah tidak diminati industri.

Indikatornya bisa dari lulusannya banyak yang belum bekerja.

Beberapa program keahlian sudah mengarah ke jenuh bagi SMK di kota seperti administrasi perkantoran dan akuntansi.

“Kalau masih ada, gak usah dibuka banyak. Satu kelas saja,” jelasnya.

Sedang untu akuntansi, sekarang perusahaan lebih senang mengambil pekerja lulusan D3 atau S1 daripada lulusan SMK.

Sedang program keahlian baru yang sudah ada seperti logistik dan e commerce.

Sedang 3D printing masuk ke program keahlian Multi Media.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved