Breaking News:

Arema Malang

Ke Arema FC, Sylvano Comvalius Ternyata Sempat Terganjal Klub Malaysia, Kuala Lumpur FA

Untuk bisa meninggalkan Kuala Lumpur FA ke Arema FC, Sylvano Comvalius harus membayar uang kompensasi ke klub lamanya itu.

Editor: Dyan Rekohadi
Dya Ayu Wulansari
Sylvano Comvalius, striker baru Arema FC, saat dikenalkan ke awak media di kantor Arema FC, Rabu (24/4/2019) malam. 

Pemain asal Belanda itu sudah bermain sebanyak lima dari delapan pertandingan Liga Super Malaysia yang dijalani oleh KLFA.

Dari lima pertandingan itu, Comvalius hanya mampu mencetak satu gol saat melawan Johor Darul Takzim pada awal Februari 2019.

Hal inilah yang membuat Kuala Lumpur FA berencana mencoret sang pemain dari komposisi tim.

Sekjen KLFA, Nokman Mustaffa menilai eks pemain Suphanburi itu tidak cocok dengan gaya bermain Kuala Lumpur FA.

“Ketika pertandingan memang gaya bermainnya tak cocok dengan pasukan City Boys (julukan KLFA), hal yang sama juga dirasakan pemain lain,” kata Nokman beberapa waktu yang lalu.

Kabar akan bergabungnya Comvalius ke Arema FC sudah lama berhembus.

Tanda-tanda itu muncul lewat unggahan Instastory Comvalius pada hari Selasa (23/4/2019).

Lewat Instastory-nya, Comvalius mengunggah gambar dengan tulisan ‘otw’ ditambah dengan emoji hati berwarna biru dan emoji singa.

Penyerang 31 tahun itu juga mengunggah foto maskapai penerbangan dengan tulisan Indonesia.

Sylvano Comvalius, striker baru Arema FC, saat dikenalkan ke awak media di kantor Arema FC, Rabu (24/4/2019) malam.
Sylvano Comvalius, striker baru Arema FC, saat dikenalkan ke awak media di kantor Arema FC, Rabu (24/4/2019) malam. (Dya Ayu Wulansari)

Sylvano Dominique Comvalius atau akrab disapa Sylvano Comvalius lahir di Amsterdam, Belanda, 10 Agustus 1987.

Sylvano Comvalius kerap menempati posisi sebagai penyerang dan posisi lain yang dia tempati adalah penyerang tengah.

Penyerang bertinggi 1.92 meter ini memiliki dua kewarganegaraan yaitu Belanda dan Suriname.

Sepanjang kariernya sebagai pemain sepak bola, Comvalius telah meraih tiga gelar prestisius.

Masing-masing satu kali top skor Liga 1 musim 2016/2017 dengan koleksi 37 gol, gelar topskor bagi Bali United dan satu gelar saat memperkuat Birkirkara FC musim 2009/2010.

Bali United menjadi tim pertama yang dia bela ketika menginjakkan kakinya di Liga Indonesia.

Dia didatangkan Bali United dari klub asal Liga Ukraina, PFK Stal musim 2016/2017.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved