Kota Batu

Butuh Waktu 32 Menit Penyelamatan Korban di Balai Kota Among Tani

Dari kejauhan terdengar suara sirine peringatan ada bencana di Balai Kota Among Tani, Kamis (25/4/2019).

Butuh Waktu 32 Menit Penyelamatan Korban di Balai Kota Among Tani
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Penyelamatan korban dalam simulasi bencana untuk memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional, di Balai Kota Among Tani, Kamis (25/4/2019). 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Dari kejauhan terdengar suara sirine peringatan ada bencana di Balai Kota Among Tani, Kamis (25/4/2019).

Sontak pejabat di Balai Kota Among Tani yang juga kantor pemerintahan kota Batu. Mereka berkumpul di titik kumpul yang sudah di tentukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional.

Tidak ketinggalan dalam simulasi ini Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko juga terlibat, dan dengan sigap menyelamatkan diri melalui tangga.

Simulasi dimulai pukul 09.00 WIB. Skenario simulasi ini juga melibatkan anak-anak sekolah yang kebetulan ada kegiatan di Balai Kota Among Tani.

Dalam simulasi ini terjadi gempa bumi dengan kekuatan 4 sampai 4,5 SC.

Karena gempa yang berkekuatan cukup tinggi, mengakibatkan konsleting listrik di lantai tiga.

Sehingga muncul api dan kemudian terbakar. Karena di lantai tiga ada aktifitas, orang-orang kemudian berlarian ke lantai lima dan berteriak minta tolong.

Selain itu, mobil tangga dan mobil pemadam kebakaran juga dikerahkan.

Begitu mobil tangga tiba di titik kumpul, langsung menyelamatkan korban menggunakan tangga sepanjang 24 meter itu.

Halaman
12
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved