Kota Batu

Seni Makram Dari Batu Diminati Pasar Internasional

Enam jenis makram tertata rapih di pohon lengkap dengan tanaman dengan teknik Kokedama.

Seni Makram Dari Batu Diminati Pasar Internasional
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Dwi Lily Indayani menunjukkan kesenian Makram di toko tanamannya di Kelurahan Sisir. 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Enam jenis makram tertata rapih di pohon lengkap dengan tanaman dengan teknik Kokedama.

Tidak mudah untuk membuat makram ini, harus penuh dengan ketelatenan.

Agar menjadi bentuk anyaman dari tali yang pas dibuat untuk pot menggantung.

Makram itu berwarna putih, ada berbagai bentuk macam-macam menyesuaikan ukuran pot.

Dwi Lily Indayani salah satu pemilik anyaman makram mengatakan anyaman ini banyak dipesan dari luar pulau bahkan luar negeri.

“Paling banyak yang pesan itu dari Bali. Karena di sana mendukung dari segi bentuk rumah mereka.”

“Pernah juga beberapa waktu lalu, dipesan sama customer Australia, tetapi untuk taplak,” kata Lily, Minggu (28/4/2019).

Makram ini kombinasi dengan tanaman yang sudah dikemas dengan teknik kokedama.

Ada dua jenis makram yang ia buat ini, yaitu jenis art dan jenis clasik. Bedanya lebih pada bentuk anyaman.

“Kalau jenis art ini lebih banyak anyamannya, dan harganya juga lebih mahal karena tingkat keruwetannya lebih banyak,” imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved