Breaking News:

Malang Raya

Kiat Selai Kopi De Kofie Ikuti Tren untuk Menjaring Pasar

Wirausaha sudah menjadi minat Hendrian Thomas. Ia penasaran dengan perkembangan bisnis warung kopi seperti perumpamaan jamur tumbuh di musim hujan.

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Hendrian Thomas dengan produk selai kopi De Kofie, Jumat (26/4/2019). 

“Sebagian besar berkomentar ‘pahit’ ada yang berpendapat ‘rasa kopi tak terasa’. Maklum, saat itu tak pernah ada selai kopi,” tutur pria kelahiran Mei 39 tahun lalu itu.

Hasil uji coba dan masukan teman-teman dijadikan perbaikan.

Hingga akhirnya pertengahan 2018, Hendrian  menemukan formula selai dengan kopi yang dianggap tepat.

“Untuk rasa kopinya saya memakai kopi murni dari jenis robusta,” terangnya.

Sejak itu Hendrian secara rutin memproduksi selai kopi yang dikemas dalam botol isi 220 gram dengan merek “De Kofie”.

Ia memproduksi dari awal hanya 30 botol hingga bisa produksi 125 botol sekali produksi.

“Selai kopi De Kofie sudah punya izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) agar lebih mudah memasarkan produk yang legal dan higienes,” kiatnya.

Konsumen Cowok

Untuk memasarkan selai kopi Hendri memasarkannya secara online, melalui media sosial yakni facebook, serta melalui marketplace.

Sesekali De Kofie dipasarkan melalui pameran bila diajak Pemkot Malang.

Halaman
123
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved