Kabar Surabaya

Kolaborasi Dengan Desainer, Upaya Brand Kosmetik Lokal Surabaya Perluas Pasar

Brand kosmetik lokal Jawa Timur, Azarine dalam empat tahun terakhir agresif masuk di pasar ritel untuk memperkuat posisinya ditengah persaingan pasar.

Kolaborasi Dengan Desainer, Upaya Brand Kosmetik Lokal Surabaya Perluas Pasar
suryamalang.com/Sri Handi Lestari
Marcella Vanessa, Marketing Manager PT Wahana Kosmetika Indonesia, produsen dari produk skin care Azarine, bersama desainer, Diana M Putri saat menunjukkan produk limited edition Azarine yang diluncurkan di event fashion show di Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Brand kosmetik lokal Jawa Timur, Azarine dalam empat tahun terakhir agresif masuk di pasar ritel untuk memperkuat posisinya ditengah persaingan pasar yang ketat. Salah satunya dengan ikut tampil di ajang fashion show rutin tahunan yang digelar di kota Surabaya.

"Seperti saat ini, kami agresif melakukan penetrasi ke pasar dengan menggandeng salah satu desainer yang tampil di fashion show ini dengan menampilkan produk kami," kata Marcella Vanessa, Marketing Manager PT Wahana Kosmetika Indonesia, produsen dari produk skin care Azarine, Minggu (27/4/2019) malam disela kegiatan di Plaza Tunjungan, Surabaya.

Marcella menyebutkan, brand yang telah berproduksi sejak 2002 itu, sebelumnya banyak beredar di pasar terbatas, seperti di salon-salon, spa, dan lainnya. Namun sejak empat-lima tahun terakhir, Azarine mulai masuk ke pasar ritel dengan hadir di toko-toko modern, seperti Guardian dan sejenisnya.

Saat ini, Azarine memiliki lebih dari 80 hingga 100 item produk perawatan dari ujung rambut hingga ujung kaki. Membidik segmen menengah, brand yang didirikan oleh Yuniati Tjahyanto itu, mencatat pertumbuhan pasar kosmetik selalu mengalami peningkatan.

"Setiap tahun selalu ada peningkatan pasar kosmetik hingga rata-rata 15 persen. Cukup potensial dan meski persaingan ketat antar brand, baik sesama lokal maupun yang impor, pasar kosmetik di Indownai masih sangat luas," ungkap Marcella.

Azarine mencatat sekitar 50 persen kontribusi penjualan ada di produk perawatan wajah. Sisanya untuk rambut dan tubuh lainnya. Marcella optimis pasar skin care ritel akan tetap bertumbuh dengan adanya trend orang merawat diri sendiri di rumah.

"Saat ini jaman instan. Produk perawatan wajah dan tubuh banyak pilihannya. Tidak harus ke salon atau spa tapi juga bisa dilakukan sendiri di rumah. Ini pasarnya yang selalu bertumbuh dan besar," ungkap Marcella.

Bahkan saat ini, jumlah konsumen ritel Azarine sudah mencapai 90 persen. Hanya 10 persen yang terbatas di hotel, salon, dan spa.

Kedepan, Azarine menyiapkan produk untuk masuk ke segmen dekoratif. Salah satunya adalah pewarna bibir atau lipstik. Ditargetkan Juli, produk ini sudah launching.

Sementara terkait kolaborasi dengan desainer, Marcella menggandeng desainer Diana Counture, menampilkan produk limited edition Azarine yang hanya berjumlah 200 paket. Yaitu berisi tiga jenis produk beserta pounch senilai Rp 175.000.

"Exclusive Limited Edition ini kami jual di periode 28 April 2019 hingga 25 Mei 2019 dan sekitar 30 persen hasil penjualan kami berikan kepada Fatma Foundation untuk membantu sesama perempuan dalam pencegahan kanker payudara dan kanker serviks," ungkap Marcella.

Sementara desainer, Diana M Putri, desainer dari Diana Counture, mengaku sangat apresiatif dengan kerjasama ini. "Apalagi produknya juga bagus. Saya pakai dan memberi manfaat. Sesuai dengan pasar dari busana yang saya desain. Anggun, seperti arti dari nama Azarine," tutur Diana.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved