Breaking News:

Kabar Pasuruan

Polisi Sidoarjo Meninggal Dunia usai Jaga TPS, Istri Sedih Lihat Dua Anaknya Masih Kecil

Nurhayani (47) begitu terpukul saat kehilangan suami tercinta almarhum Ipda M Supri, anggota Satuan Lalu Lintas Polsek Krian, Polres Sidoarjo

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: yuli
mohammad romadoni
JAGA TPS - Rahmad Firdaus Mairsyelino (9), membawa pigura foto ayahnya, almarhum Ipda M Supri, di kediamannya Dusun Kedung Ringin Utara Kecamatan Beji Pasuruan. 

Dikatakannya, tidak ada firasat apapun yang dirasakannya. Namun dua pekan sebelumnya, sempat ingin foto bersama keluarganya, istri dan anak beserta ibunda di kediamannya, Desa Kedungringin Utara Kecamatan Beji Pasuruan.

"Ikhlas karena umur tidak ikut punya kalau dipikir-pikir manusia nantinya juga kembali kesana tapi kok segampang itu. Masih tidak percaya tidak ada pesan apa-apa dan tidak punya riwayat penyakit," ujarnya.

Alvi Jadi Yatim Piatu dalam Usia 13 Tahun, Ibunya Wafat Usai Terlalu Lelah Jadi Anggota KPPS

Banyak Anggota KPPS Meninggal Dunia, Wali Kota Batu Usul Pelajar dan Mahasiswa jadi Anggota KPPS

Duka Istri Tukang Sapu yang Meninggal Dunia saat Bertugas sebagai KPPS di Pasuruan

Hingga 25 April 2019, Anggota KPPS Meninggal Dunia 225 Orang dan 1.470 Orang Sakit

Tangis Aisyah Pecah Dapatkan Santunan Dari Gubernur Jatim, Suaminya Meninggal Saat Sebagai KPPS

Nurhayani berupaya tegar menghadapi cobaan hidup yang kini menjadi single parent merawat hingga membesarkan kedua anaknya.

"Mudah-mudahan saya bisa mewujudkan keinginan anak saya yang pertama untuk meneruskan karir ayahnya di Kepolisian dan bisa membimbing anak saya yang paling kecil," ucapnya.

Nurhayani menceritakan, pada Rabu (17/4/2019) itu, suaminya sempat menelepon mengingatkan untuk mencoblos di TPS.

Tak lama kemudian, dia mendapat informasi bahwa suaminya pingsan karena kelelahan usai menjalankan salat di dekat TPS yang dijaganya.

Melalui sambungan telepon, suaminya memintanya datang bersama anak-anaknya ke tempat perawatan di Puskesmas Barengkrajan, Krian.

"Bapaknya yang bilang istirahat di Puskesmas karena tadi kecapekan waktu salat tadi begitu," katanya.

Ditambahkannya, petugas kesehatan merujuk suaminya ke Rumah Sakit Pusdik Gasum Porong Sidoarjo.

Saat perjalanan ia masih mengobrol bersama suaminya di dalam mobil ambulans. Almarhum sempat mendapat perawatan medis. Namun pada akhirnya almarhum meninggal. Mohammad Romadoni/Danendra Kusuma/Galih Lintartika

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved