Kabar Pasuruan

Kenduren Mas, Program Inovasi Baru Bupati Pasuruan Dapatkan Penghargaan Kementerian Desa

Penghargaan ini diraih berkat inovasi program yang digagas oleh Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan dalam bentuk program Kenduren Mas.

Kenduren Mas, Program Inovasi Baru Bupati Pasuruan Dapatkan Penghargaan Kementerian Desa
Ist
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia, Eko Putro Sandjojo didampingi Dirjen APTIKA Kemenkominfo RI, Samuel Abrijani serahkan pernghargaan kepada Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf di Jakarta 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf kembali mendapatkan kepercayaan untuk menerima penghargaan. Setelah diapresiasi sebagai kepala daerah atau pembina BUMD terbaik, kali ini Bupati Pasuruan yang akrab disapa Gus Irsyad itu mendapatkam penghargaan dari Majalah Sindo Weekly.

Penghargaan itu diterima langsung oleh Bupati Pasuruan dalam acara puncak Goverment Award 2019 di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Selasa (30/4) malam. Perhargaan tersebut diserahkan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia, Eko Putro Sandjojo didampingi Dirjen APTIKA Kemenkominfo RI, Samuel Abrijani CEO MNC.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan masuk dalam kategori pelayanan publik terbaik. Penghargaan ini diraih berkat inovasi program yang digagas oleh Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf - KH Mujib Imron (ADJIB) dalam bentuk program Kenduren Mas (Kendaraan Urun Rembug Masyarakat).

Dikatakan Gus Irsyad, program Kenduren Mas merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Program pelayanan publik yang diusung itu diharapkan mampu memperkuat pendekatan partisipatif dalam penyusunan perencanaan.

"Lebih khususnya bagi masyarakat yang tidak memiliki kesempatan hadir dalam kegiatan Musrenbang perencanaan pada tingkat desa sampai dengan tingkat kabupaten," katanya.

Selain itu, ia mengatakan, Kenduren Mas tersebut selain menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, didalamnya juga dibarengi dengan pelayanan publik.

"Kenduren Mas hadir di tengah masyarakat dalam bentuk proses pelayanan lebih dekat atau jemput bola, pola ini jauh lebih efektif bagi masyarakat yang awalnya merasa jauh untuk mengurus KTP, akte Kelahiran, perizinan dan sebagainya bisa menyelesaikan kepengurusannya langsung jadi di tempat lokasi kegiatan kenduren mas atau di wilayah yang dinaunginya," pungkas dia. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved