Nasional

Prabowo 'Resmi Jadi Presiden' dalam Peringatan Hari Buruh atau May Day 2019 di Tennis Indoor Senayan

Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 02 yang berpasangan dengan Sandiaga Uno, dipanggil 'presiden' dalam peringatan Hari Buruh Internasional

Editor: eko darmoko
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto tiba di kediaman Kertanegara untuk mendeklarasikan kemenangannya pada Pilpres 2019 di Jakarta Selatan, Jumat (19/4/2019). Prabowo kembali mendekalarasikan kemenangannya versi real count internal BPN sebesar 62 persen. 

SURYAMALANG.COM, JAKARTA - Prabowo Subianto 'resmi jadi presiden' di Hari Buruh Internasional atau May Day 2019.

Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 02 yang berpasangan dengan Sandiaga Uno, dipanggil 'presiden' dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Rabu (1/5/2019).

Peristiwa Prabowo Subianto dipanggil dengan sebutan 'presiden' ini terjadi di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat.

Prabowo Subianto hadir sekitar pukul 12.07 WIB, sebagaimana yang dilaporkan Kompas.com.

Prabowo dijadwalkan memberikan sambutan di acara tersebut.

Kedatangan Prabowo langsung disambut riuh para buruh.

"Presiden Prabowo, presiden Prabowo," teriak para buruh ketika Prabowo Subianto datang.

Dalam acara ini juga hadir Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, serta lebih dari 40 ribu buruh.

Ibu Kota Indonesia Akan Dipindah, Ini Deretan Negara yang Sukses Memindahkan Ibu Kotanya

TEREKAM CCTV Reaksi Cewek Seksi Diduga PSK Online saat Pelanggannya Sang Bos BUMN Tewas di Hotel

HAPPY ENDING Kisah Viral Istri di Probolinggo Tewas Diduga Karena Alat Kelamin Suami Terlalu Besar

Mengacu Hasil Quick Count, Prabowo Subianto Diminta Rasional dan Mencontoh Sikap Hillary Clinton

Said menuturkan, peringatan May Day 2019 berfokus pada tema "Kesejahteraan Buruh dan Demokrasi yang Jujur dan Damai".

"Isu yang disuarakan utama adalah kesejahteraan buruh dan demokrasi jujur dan damai," kata Said.

Isu demokrasi menjadi fokus peringatan Hari Buruh, sebab, lanjut dia, kaum buruh memiliki kepentingan memastikan Pemilu 2019 berjalan jujur.

Para kaum buruh, kata Said, juga ingin memastikan agar tidak ada kecurangan yang terjadi pada pasangan calon maupun caleg dari kaum buruh.

"Bagi kami kaum buruh, KSPI mewakili kaum buruh mempunyai kepentingan, memastikan demokrasi harus jujur, pilpres dan pileg sampai nanti diumumkan resmi oleh KPU pada 22 Mei harus berlangsung jujur," ujarnya.

Selain Prabowo, Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Fadli Zon juga terlihat menghadiri acara tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved